Petugas dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Madiun memberikan makanan di kolam ikan Balai Benih Ikan Kota Madiun, Senin (5/2/2018). (Istimewa/Pemkot Madiun) Petugas dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Madiun memberikan makanan di kolam ikan Balai Benih Ikan Kota Madiun, Senin (5/2/2018). (Istimewa/Pemkot Madiun)
Selasa, 6 Februari 2018 19:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

BBI Kota Madiun Hasilkan 298.000 Benih Ikan Nila dan Lele Setahun

BBI Kota Madiun setiap tahun menghasilkan benih ikan sebanyak 298.000 ekor.

Solopos.com, MADIUN — Potensi perikanan di Kota Madiun cukup besar meskipun secara geografis berjuluk Kota Gadis tidak memiliki ruang yang luas. Setidaknya setiap tahun ada 298.000 ekor bibit ikan yang dihasilkan Balai Benih Ikan (BBI) Nila Kota Madiun.

Budi daya ikan ini dilakukan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Madiun. Lokasi budi daya ada di Jl. Tirta Raya No. 15 Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

Deretan kolam dengan berbagai ukuran ini berjajar rapi di belakang kantor dinas setempat. Ada 21 kolam besar dan tiga kolam kecil di atas lahan seluas 4.000 meter persegi. Setiap kolam memiliki fungsi berbeda-beda.

Kabid Peternakan dan Perikanan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Madiun, Dorce Lomo, mengatakan ada dua jenis budi daya ikan di BBI yaitu ikan nila dan ikan lele.

Kolam juga dibedakan berdasarkan fungsi pembenihan dan pembesaran. Untuk kolam pembenihan ukurannya lebih kecil dan hanya ada ikan indukan. Setelah ikan siap kawin dan bertelur baru dipindahkan ke kolam yang lebih besar. Dalam satu kolam ada satu indukan betina dan tiga jantan.

“Ikan nila termasuk hewan herbivora. Jadi tidak masalah mencampurkan indukan dengan anak-anaknya. Berbeda dengan ikan lele. Benihnya harus dipisah,” kata Dorce, Senin (5/2/2018).

Dia menyampaikan untuk kolam pembesaran ikan juga berbeda-beda. Benih ikan nila yang jumlahnya ribuan biasanya memiliki tingkat perkembangan yang berbeda-beda, sehingga diperlukan pemisahan. Selanjutnya ikan disaring melalui alat khusus. Benih yang cukup besar dipindahkan ke kolam baru.

Untuk penjualan benih ikan pun berdasarkan ukuran yakni mulai panjang 1 cm hingga 12 cm. Setiap tahun BBI menghasilkan benih sekitar 298.000 ekor ikan dengan rincian 107.000 ekor benih lele dan 191.000 ekor benih nila.

Dia menuturkan jumlah itu belum termasuk benih yang diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat. “Silahkan mengajukan permohonan secara resmi melalui kelurahan masing-masing. Untuk kelompok pembudidaya bahkan terdapat bantuan sarana produksinya. Tidak hanya benih. Tapi juga pakan dan kolamnya,” kata dia dalam siaran pers yang dikutip Madiunpos.com.

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…