Tim putri Indonesia yang bertanding di ajang Badminton Asia Team Championships 2018 di Alor Setar, Malaysia, Selasa-Minggu (2-11/2/2018). (Istimewa/Humas PP PBSI) Tim putri Indonesia yang bertanding di ajang Badminton Asia Team Championships 2018 di Alor Setar, Malaysia, Selasa-Minggu (2-11/2/2018). (Istimewa/Humas PP PBSI)
Selasa, 6 Februari 2018 10:52 WIB Raket Share :

BADMINTON ASIA TEAM CHAMPIONSHIPS 2018
Tim Putri Indonesia Tundukkan Singapura 3-0

Tim putri Indonesia tundukkan Singapura di laga perdana.

Solopos.com, ALOR SETAR—Tim putri Indonesia memenangkan pertandingan penyisihan pertama di grup Z Badminton Asia Team Championships 2018 seusai menundukkan Singapura dengan skor sementara 3-0, di Stadium Sultan Abdul Halim, Alor Setar, Malaysia, Selasa (6/2/2018).

Kemenangan tim putri dibuka oleh Fitriani yang menundukkan Hui Zhen Grace Chua, dengan skor 21-16, 21-13. Pasangan ganda putri Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani menyumbang angka kedua dengan menang straight game atas Nur Isyirah Khan/Zhi Rui Bernice Lim, dengan skor 21-7, 21-17. (baca: BADMINTON ASIA TEAM CHAMPIONSHIPS 2018: Tim Indonesia Siap Tempur Hari Ini)

Hanna Ramadini yang turun di partai ketiga, menjadi penentu kemenangan tim putri dengan mengalahkan Jia Rong Sito, 21-9, 21-5. Hanna tampil cukup baik dalam pertandingan perdana hari ini, meskipun penampilannya tidak dapat diukur sepenuhnya karena Hanna masih setingkat di atas lawannya.

“Pertandingan hari ini lebih saya manfaatkan untuk pemanasan, karena lawan masih di bawah saya kelasnya,” ujar Hanna setelah pertandingan, dalam rilis yang diterima Solopos.com.

“Selanjutnya kami akan mempersiapkan diri melawan Tiongkok. Kalau sudah di sini, persiapannya paling mengatur cara main dan strategi di lapangan saja, serta jaga kondisi. Melawan Tiongkok, saya rasa peluang kami tetap ada, apalagi ganda putri kita sedang bagus sekali,” kata Hanna.

Meskipun telah memastikan kemenangan, namun dua partai selanjutnya tetap akan dimainkan untuk perhitungan poin grup.

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…