Kegiatan launching Upsus Siwab di Keblak, Ngeposari, Semanu, Senin (5/1/2018). (Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja) Kegiatan launching Upsus Siwab di Keblak, Ngeposari, Semanu, Senin (5/1/2018). (Foto istimewa)
Selasa, 6 Februari 2018 07:20 WIB Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

Badingah Beri Nama Calon Anak Sapi Andini Lestari, Ternyata Ini Artinya

Program Perencanaan Upaya Khusus Percepatan Peningkatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting (Upsus Siwab) mulai diluncurkan di Gunungkidul

Solopos.com, GUNUNGKIDUL--Program Perencanaan Upaya Khusus Percepatan Peningkatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting (Upsus Siwab) mulai diluncurkan di Keblak, Ngeposari, Semanu, Senin (5/1/2018).

Program Upsus Siwab ini untuk mendorong masyarakat berpartisipasi dalam peningkatan jumlah ternak. Sebab, Gunungkidul saat ini sebagai gudang ternak DIY dengan tingginya populasi ternak baik sapi dan kambing, yang dikelola tradisional atau dalam sekala rumah tangga oleh para petani peternak, dengan mengandalkan dukungan hijauan pakan ternak dari lahan pertanian yang dikerjakan.

“Kami menyambut positif Program Upsus Siwab ini, agar populasi dan produktivitas sapi dari Gunungkidul semakin meningkat,” ujar Bupati Gunungkidul, Badingah.

Dalam kesempatan tersebut Badingah turut memberi nama sapi dan calon anak sapi dalam kandungan. Badingah memberi nama sapi betina jenis PO (Peranakan Ongole) milik salah satu peternak yaitu Suradi dengan nama Rita, sementara anak dalam kandungan yang usianya 6 bulan, diberi nama Andini Lestari.

“Andini kan berarti sapi, Lestari semoga bisa berkembang biak dengan baik, tambah banyak,” kata Badingah.

Pemilik sapi, Suradi mengaku senang sapinya diberinama bupati. Sapi PO yang sudah dipeliharanya selama setahun terakhir tersebut diperkirakan melahirkan pada Juni 2018 mendatang. “Semoga Andini Lestari bisa lahir selamat, dan sehat,” katanya.

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…