Shuttle Wisata (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)
Selasa, 6 Februari 2018 09:20 WIB I Ketut Sawitra Mustika/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

5 Shuttle Bus akan Dihibahkan untuk Angkut Wisatawan di Jogja

Pemerintah Daerah (Pemda) DIY akan menghibahkan lima kendaraan shuttle ke Pemkot Jogja

 
Solopos.com, JOGJA–Pemerintah Daerah (Pemda) DIY akan menghibahkan lima kendaraan shuttle ke Pemkot Jogja untuk menunjang pelayanan wisata di kawasan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Penyerahan kendaraan yang biasa disapa Si Thole itu ditargetkan terwujud pada bulan ini.

Kepala Dinas Perhubungan DIY Sigit Sapto Rahardjo mengutarakan, penyediaan kendaraan shuttle berjenis mini bus tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi kemacetan di sekitaran Alun-Alun Utara dan Kraton. Selama ini di kawasan itu sering terjadi kemacetan karena bus-bus pariwisata kerap menurunkan penumpang di badan jalan.

“Kalau bisa sekarang parkir bus di kantong parkir dan penumpangnya dianter dengan menggunakan [Si] Thole. Lima shuttle itu sebagai subsidi, sebagai pancingan saja. Nanti Pemkot Jogja akan memberikan lima kendaraan itu kepada pengelola shuttle. Target bulan ini sudah diserahkan,” ucap Sigit di Kompleks Kepatihan, Senin (5/2/2018).

Ia menambahkan, nantinya ada tujuh titik pemberhentian Si Thole, seperti Tempat Khusus Parkir (TKP) Ngabean, Jogja Galery, Taman Sari dan lain-lain. Kendaraan ini bisa mengangkut maksimal 10 orang wisatawan. Untuk tarif sendiri akan ditentukan oleh Pemkot Jogja.

Ia melanjutkan, saat tempat parkir di lahan eks STIE Kerjasama (STIEKer) sudah selesai dibangun, besar kemungkinan jangkauan kendaraan shuttle ini akan diperluas.

Shuttle mini bus, ujar Sigit, adalah salah satu jawaban untuk mengatasi kemacetan di Kota jogja. Menurutnya, bus-bus besar seharusnya tidak perlu masuk kota.

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…