Peserta Camping & Brewing memasak di depan tenda mereka di wana wisata Nongko Kuning, Desa Cermo, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Minggu (4/2/2018). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com) Peserta Camping & Brewing memasak di depan tenda mereka di wana wisata Nongko Kuning, Desa Cermo, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Minggu (4/2/2018). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Senin, 5 Februari 2018 13:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

WISATA MADIUN
Berkemah Semalam Demi Promosikan Hutan Pinus Nongko Kuning

120 Orang berkemah sebagai upaya memperkenalkan wana wisata Nongko Kuning.

Solopos.com, MADIUN — Kepulan asap membubung tinggi di sela-sela rerimbunan pohon pinus di wana wisata Nongko Kuning, Desa Cermo, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Sabtu (3/2/2018) malam.

Suara nyanyian lambat-lambat terdengar di kumpulan orang-orang yang sedang berkemah di hutan wisata itu.

Lampu kelap-kelip menerangi sekitar kawasan hutan. Udara dingin lambat laun menyusup di badan yang berbalut jaket. Lebih dari 20 tenda berdiri di bawah rerimbunan pohon pinus yang menjulang tinggi. Api membakar kayu bakar di beberapa titik tenda.

Malam itu sekitar 120 orang mengikuti acara Camping & Brewing di hutan pinus Nongko Kuning yang diselenggarakan komunitas pendaki gunung Madiun, Kebo Kluyur. Peserta berasal dari berbagai daerah dan paling banyak dari Madiun.

Mereka berkemah dan menyalakan api kegembiraan bersama-sama di hutan pinus itu selama dua hari, Sabtu-Minggu (3-4/2/2018). Malam di hutan pinus itu dipenuhi nuansa romantisme dan kesejukan.

Pagi harinya, mereka melakukan senam yang dipandu instruktur senam. Setelah itu bersih-bersih hutan menjadi agenda mereka untuk menjaga alam agar tetap bersih.

Seorang panitia Camping & Brewing itu, Tofa, mengatakan kegiatan berkemah semalam diikuti sekitar 120 orang dari berbagai daerah. Peserta dari masyarakat umum yaitu pengusaha, pelajar, polisi, karyawan BUMN, dan lainnya.

“Kami tidak membatasi peserta usia maupun kalangan dalam acara ini. Ini sebagai wadah bagi mereka yang suka berkemah,” kata dia.

Tofa menuturkan acaranya ini sekaligus untuk mempromosikan wana wisata Nongko Kuning kepada masyarakat. Hal ini karena tempat wisata hutan pinus tergolong baru dibuka oleh pemuda setempat.

“Kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan. Karena ini antusiasme dari peserta cukup tinggi, kami kemungkinan akan melaksanakannya lagi tahun depan,” terang dia.

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…