Aparat dan relawan sedang melakukan evakuasi jenazah Purwanti, Senin (5/2/2018). (Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja) Aparat dan relawan sedang melakukan evakuasi jenazah Purwanti, Senin (5/2/2018). (Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja)
Senin, 5 Februari 2018 15:36 WIB Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

Purwanti Ditemukan Meninggal, Ada Sabit di Sebelahnya

Sesosok tubuh perempuan ditemukan tak bernyawa di sebuah pekarangan dekat Pasar Jombokan, Desa Tawangsari, Kecamatan Pengasih, Senin (5/2/2018)

Solopos.com, KULONPROGO-Sesosok tubuh perempuan ditemukan tak bernyawa di sebuah pekarangan dekat Pasar Jombokan, Desa Tawangsari, Kecamatan Pengasih, Senin (5/2/2018) pagi. Berdasarkan pemeriksaan identitas, korban diketahui bernama Purwanti, warga yang tinggal di dekat tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan keterangan saksi Nurma Ratih, korban ditemukan tergeletak dengan tubuh kaku sekitar pukul 07.00 WIB, posisi tubuh tengkurap dekat dengan kandang sapi. Saat itu Nurma baru pulang dari pasar di tengah hujan deras. Ia sempat menengok ke arah kanan dan melihat ada tubuh manusia di atas tanah. Tubuh tersebut berbalut kaos hitam, rok motif bunga dan berjilbab coklat.

“Saya kaget dan berteriak memanggil warga lainnya,” kata dia, Senin.

Nurma awalnya tidak mengenali identitas perempuan tersebut, namun setelah didekati bersama warga lainnya, barulah diketahui perempuan tadi bernama Purwanti. Di dekat tubuhnya ditemukan pula sebilah arit atau sabit.

Kepala Kepolisian Sektor Pengasih, Komisaris Polisi Salim menyatakan, diduga korban meninggal dunia karena terjatuh saat hendak memetik daun pisang. Karena setelah diperiksa, tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban yang merupakan ibu rumah tangga berusia 44 tahun itu.

Ditanyai perihal adanya senjata tajam berupa sabit tak jauh dari tubuh korban, Salim tidak menampiknya. Meski begitu, ia memastikan sabit itu tidak ada sangkut paut dengan kematian korban.

“Mungkin korban ke kebun untuk mencari daun. Namun terjatuh, lalu meninggal dunia,” terangnya.

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…