Foto Ilustrasi JIBI/Harian Jogja/Reuters
Senin, 5 Februari 2018 20:40 WIB Irwan A. Syambudi/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Polda DIY Janji Ungkap 150 Kasus Narkoba Tahun Ini

Tahun lalu Polda ungkap 135 kasus narkoba.

Solopos.com, SLEMAN–Polda DIY terus berupaya melakukan pemberantasan peredaran narkoba di wilayah DIY. Untuk itu Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda DIY menargetkan 130-150 pengungkapan kasus narkoba dalam setahun.

Wakil Direktur Ditresnarkoba Polda DIY, AKBP Baron Wuryanto mengatakan wilayah DIY yang dikenal sebagai kota pelajar kerap menjadi sasaran peredaran narkoba. Oleh karena itu jajarannya kini terus berupaya keras untuk mengungkap kasus peredaran narkoba, hal agar dapat semakin mengurangi distribusi barang terlarang tersebut ke wilayah DIY.

“Kami targetkan setiap bulan minimal mengungkap 12 kasus, dalam satu tahun itu nanti targetnya mengungkap 130 sampai 150 kasus. Itu khusus di Direktorat, belum lagi di polres-polres,” kata dia kepada harianjogja.com, Senin (5/2/2018).

Baron mengatakan untuk tahun lalu terdapat sekitar 135 kasus yang dapat diungkap oleh jajarannya. Dari ratusan kasus tersebut mayoritas pelaku penyalahgunaan narkoba merupakan para pekerja swasta, seperti tukang parkir, hingga pekerja kantoran.

Namun demikian dia tidak memungkiri bahwa memang selain pekerja swasta, para mahasiswa juga menjadi sasaran peredaran narkoba. Kendati demikian dia mengaku pemberantasan narkoba di lingkungan mahasiswa butuh upaya khusus.

“Kami biasanya bekerja sama dengan Satpol PP saat melakukan operasi yustisi ke indekos-indekos. Kalau kami langsung bergerak tanpa informasi yang valid lalu menggeledah indekos nanti malah melanggar hak privasi,” kata Baron.

Sebelumnya pada akhir Januari lalu Ditresnarkoba Polda DIY berhasil membekuk belasan pelaku pelayalahgunaan narkoba. Dalam kurun waktu 10 hingga 20 Januari 2018 terdapat enam kasus penyalahgunaan narkoba yang berhasil diungkap. “Ada 14 pelaku. Tujuh kami jadikan tersangka, empat direhabilitasi, dan tiga lainnya sedang dalam proses untuk rehabilitasi,” kata dia

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…