PPP Ketua DPW PPP, Masrukhan Samsurie (paling kiri) saat menghadiri acara diskusi di Hotel Noormans, Kota Semarang, Senin (5/2/2018). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
Senin, 5 Februari 2018 22:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

PILKADA 2018
PPP Coba Rayu Yenny Wahid Jadi Jurkam Ganjar-Yasin

Pilkada 2018 disongsong PPP dengan mengajak putri Gus Dur menjadi jurkam pasangan Ganjar-Yasin.

Solopos.com, SEMARANG — Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tengah merayu putri Gus Dur, Zannuba Ariffah Chafsoh atau yang akrab disapa Yenny Wahid untuk menjadi juru kampanye (jurkam) pasangan Ganjar Pranowo dan Taj Yasin dalam pilkada atau Pilgub Jawa Tengah (Jateng) 2018.

Hal itu diungkapkan Ketua DPW PPP Jateng, Masrukhan Samsurie, saat Diskusi Awas Kampanye Hitam di Hotel Noormans, Jl. Teuku Umar No. 27, Kota Semarang, Jateng, Senin (5/2/2018). “Bisa jadi [Mbak Yenny] menjadi jurkam karena sudah berkomunikasi. Gus Yasin juga sudah ketemu Mbak Yenny begitu ditetapkan sebagai pendamping incumbent,” ujar Masrukhan.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi A DPRD Jateng itu menjelaskan, keberadan putri presiden ke-4 RI itu akan menjadi daya tarik bagi masyarakat Jateng. Dengan demikian, diharapkan dukungan terhadap Ganjar-Yasin bisa lebih maksimal.

Ketua DPW Jateng, Masrukhan Syamsurie.

Ketua DPW PPP Jateng, K.H. Masrukhan Syamsurie. (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)

Namun, tak hanya Yenny Wahid. Masrukhan juga akan memaksimalkan kader yang ada baik di tingkat nasional hingga daerah untuk menjadi jurkam Ganjar-Yasin di Pilgub Jateng.

Sejumlah petinggi partai berlambang kakbah seperti Ketum PPP, Muhammad Romahurmuzzy atau Gus Romy, serta Sekjen PPP juga akan turun gunung untuk memenangkan Ganjar-Yasin. “Baik Pak Ketum, Sekjen, dan tujuh kader kami di DPR, serta delapan kader di DPRD Jateng juga siap bergerak memenangkan Ganjar-Yasin,” ujar Masrukhan.

Masrukhan menambahkan, pihaknya juga telah menggelar koordinasi secara internal demi memenangi Pilgub Jateng. Hal itu dilakukan untuk menepis kabar perpecahan di PPP di mana terdapat dua kubuIa mengklaim kader partainya saat ini telah bersatu untuk memenangkan Ganjar-Yasin. Hal ini lanjutnya untuk menepis isu perpecahan yang terjadi di tubuh PPP antara kubu Gus Romy dan Djan Faridz.

“Seperti yang sudah diketahui publik, partai kami ada dua dan itu berkah buat kami di Pilkada. Tetapi untuk saat ini sudah menyatu betul karena momentum ini berkaitan pula dengan Pileg 2019,” klaim Masrukhan.

Masrukhan menyebutkan selain menggelar konsolidasi internal, pihaknya juga merangkul komunitas Gusdurian yang memiliki basis massa besar. “Kami mengingatkan mereka bahwa kader yang diusung berasal dari santri. Ini yang akan kami tawarkan kepada Gusdurian untuk ikut mengusung dan bergerak bersama,” tutur Masrukhan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…