Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul. (JIBI/Solopos/Antara/Aris Wasita Widiastuti) Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul. (JIBI/Solopos/Antara/Aris Wasita Widiastuti)
Senin, 5 Februari 2018 08:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

PILKADA 2018
Begini Instruksi Ketua PDIP Jateng Jelang Pilgub Jateng

Pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018 disongsong Ketua PDIP Jateng Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul dengan memberikan instruksi kepada para kader partainya.

Solopos.com, SEMARANG — Seluruh kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan diinstruksikan all out dalam memenangkan pasangan calon gubernur Ganjar Pranowo dan Taj Yasin dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng) sebagai bagian dari pemilihan umum kepala daerah (pilkada) serentak 2018.

All out [menangkan pasangan Ganjar-Yasin], tidak ada kata mundur,” ujar Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto yang lebih kondang dengan sapaan Bambang Pacul di Kota Semarang, Jumat (2/2/2018). Seruan tersebut disampaikan Bambang Pacul saat menyampaikan pidato pembukaan dan arahan khusus pada acara Legislator Summit 2018 yang dihadiri oleh anggota DPR dari daerah pemilihan Provinsi Jateng, legislator dari PDIP tingkat provinsi dan kabupaten maupun kota.

Ia lalu melontarkan tuduhan, saat ini, sudah ada pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang mulai menyerang PDIP maupun pasangan Ganjar-Yasin dengan menyampaikan isu-isu negatif berkaitan dengan pelaksanaan Pilkada 2018 mendatang. “Ada majalah mirip Obor Rakyat, namanya Hidayah, yang gambarnya sudah dikirim via Whatsapp, isinya banteng kita mau dikubur. Ikhlas apa tidak? Berani apa tidak? ” paparnya dalam Bahasa Jawa.

Bambang Pacul kemudian menegaskan bahwa kader-kader PDIP yang telah membentuk Satgas NKRI akan bersikap tegas dalam menyikapi semua hal yang mengancam keutuhan NKRI, terutama yang dimunculkan menjelang Pilgub Jateng 2018. “Apa saja yang menyangkut perpecahan NKRI, [Kita] sikat. Polisi mempunyai satgas anti-SARA, kita punya Satgas NKRI,” ujarnya.

Guna mendukung tugas sekaligus memenangkan pasangan bakal calon gubernur Ganjar Pranowo dan Taj Yasin, DPP PDIP menurutnya menyerahkan kendaraan operasional kepada pengurus DPC PDIP di tiap kabupaten dan kota. Masing-masing DPC PDIP di semua kabupaten dan kota akan mendapatkan bantuan berupa satu unit kendaraan operasional untuk mendukung kinerja di lapangan.

Sebelumnya, Ketua Bidang Politik dan Keamanan nonaktif DPP PDIP Puan Maharani menginstruksikan seluruh kader untuk kembali memenangkan kandidat yang diusung PDIP bersama partai koalisi pada Pilgub Jateng 2018. “Sekarang ini waktunya untuk turun ke lapangan, bertemu langsung dengan rakyat, adakan sosialisasi, berpihak dan menyatu dengan rakyat, kalau bikin acara jangan yang seremonial karena yang rakyat perlukan itu sentuhan, dirangkul, kalau perlu ya diuwongke. Ini tahun politik, ingat 27 Juni 2018 itu sudah pilkada Jateng, kita harus menang,” ujarnya.

Pada Pilgub Jateng 2018, calon gubernur Ganjar Pranowo dan calon wakil gubernur Taj Yasin diusung oleh PDIP, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), dan Partai Demokrat. Pasangan Ganjar-Yasin juga didukung Partai Golongan Karya (Golkar).

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…