Striker Persija Jakarta, Marko Simic, diadang pemain Mitra Kukar FC, Abdul Gamal, pada pertandingan delapan besar Piala Presiden di Stadion Manahan Solo, Minggu (4/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Maulana Surya)
Senin, 5 Februari 2018 04:00 WIB Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Indonesia Share :

PIALA PRESIDEN 2018
Laga Persija Vs Mitra Kukar Sumbang Pendapatan Tertinggi

Piala Presiden 2018 diwarnai dengan antusias tinggi dari masyarakat.

Solopos.com, SOLO – Laga antara Persija Jakarta melawan Mitra Kukar di babak delapan besar Piala Presiden 2018 di Stadion Manahan, Minggu (4/2/2018), mencatatkan pendapatan tertinggi dari hasil penjualan tiket yakni Rp816.800.000. Sementara laga antara Persebaya Surabaya melawan PSMS Medan mencatatkan pendapatan tertinggi kedua dengan Rp703.870.000.

Meski pendapatan kalah tinggi, jumlah tiket yang terjual di laga antara Persebaya melawan PSMS Medan paling banyak yakni 22.184 lembar. Sementara tiket yang terjual di laga antara Persija Jakarta melawan Mitra Kukar mencapai 21.315 lembar.

“Di laga antara Persija Jakarta melawan Mitra Kukar terdapat 189 pengasong dan 217 pedagang kaki lima. Ini artinya, Piala Presiden mampu mendongkrak ekonomi kerakyatan,” kata Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait, dalam jumpa pers di Stadion Manahan, Minggu (4/2/2018).

Sesuai amanat Presiden Jokowi, kata Maruarar Sirait, pengelolaan Piala Presiden harus transparan. Setelah pesta sepak bola tahunan ini selesai, akan ada audit anggaran. “Piala Presiden 2018 ini digelar tanpa menggunakan uang negara. Baik BUMN atau BUMD. Kami berharap kelak Piala Presiden memberi banyak keuntungan kepada banyak pihak,” terang Maruarar.

Sesuai rencana, babak semifinal Piala Presiden 2018 bakal digelar digelar pada 10 dan 13 Februari mendatang dengan sistem home-away. Namun, Maruarar berencana mengubah jadwal babak semifinal setelah mendengarkan masukan dari pihak stasiun televisi yang menyiarkan secara langsung Piala Presiden 2018.

“Ada masukan dari Indosiar karena siaran babak delapan besar ini punya reting tinggi, disarankan babak semifinal digelar selama empat hari. Pertandingannya sebaiknya hanya berlangsung malam hari. Jadi, nanti akan kita ubah jadwalnya,” papar Maruarar.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…