Ilustrasi pembangunan rumah sederhana (Wahyu Darmawan/JIBI/Bisnis) Ilustrasi pembangunan rumah sederhana (Wahyu Darmawan/JIBI/Bisnis)
Senin, 5 Februari 2018 11:15 WIB Akhmad Ludiyanto/JIBI/SOLOPOS Boyolali Share :

PEMBANGUNAN BOYOLALI
2018, Desa Karanggeneng Boyolali Ditarget Bebas RTLH

Desa Karanggeneng Boyolali ditarget bebas RTLH.

Solopos.com, BOYOLALI—Pemerintah Desa (Pemdes) Karanggeneng, Kecamatan Boyolali, menarget desanya bebas dari rumah tidak layak huni (RTLH) pada 2018. Hal ini seiring dengan upaya Pemdes Karanggeneng yang mengusulkan bantuan untuk 180 unit RTLH di wilayahnya ke Pemerintah.

“Tahun ini sudah kami usulkan 180 unit rumah dan sudah didata sehingga 2018 untuk Karanggeneng ini terbebas RTLH,” ujar Kepala Desa Karanggeneng, Suparji, saat berbincang dengan Solopos.com, beberapa waktu lalu.

Dia berharap datar RTLH di wilayahnya tidak ada yang tertinggal sehingga semuanya akan terkaver bantuan RTLH. (baca: PEMBANGUNAN BOYOLALI : Pemkab akan Bangun Stadion Senilai Rp 30 Miliar di Paras)

“Harapannya tidak ada yang ketinggalan sehingga target bebas RTLH itu bisa tercapai,” imbuh kades yang mengepalai 14 RW di tiga dusun yang ada di desa tersebut.

Sementara itu, sejumlah desa di wilayah Boyolali masih menunggu bantuan RTLH 2018. Salah satunya seperti di Desa Mojolegi di Kecamatan Teras yang saat ini masih menunggu alokasi RTLH.

Kades Mojolegi, Only Wiharni mengatakan belum ada kabar mengenai bantuan RTLH dari Pemkab Boyolali.

“Saya kurang tahu apakah tahun ini desa kami mendapat alokasi bantuan RTLH atau tidak. Tahun lalu [2017] ada bantuan RTLH dari Pemkab untuk 15 unit rumah,” paparnya, Sabtu (3/2/2018).

Menurutnya, di wilayahnya saat ini terdapat sekitar 30 unit rumah yang layak mendapat bantuan RTLH pada 2017.

Selain mengharapkan bantaun dari Pemkab, tahun ini pihaknya akan merehab 10 unit rumah dengan anggaran APBDes. Pada 2017, melalui APBDes ini Mojolegi juga sudah merehab 12 unit rumah warganya.

Sementara itu, pada 2018 Pemkab Boyolali akan merenovasi 1.000 unit RLTH sebagai program lanjutan dari salah satu upaya pengentasan kemiskinan di kabupaten ini.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Boyolali, Hendrarto Setyo Wibowo.

“Tahun ini akan ada lagi program peningkatan kualitas RTLH dengan sasaran 1.000 unit rumah sebagai upaya pengentasan kemiskinan,” jelasnya.

Seperti tahun sebelumnya, masing-masing rumah sasaran akan mendapat bantuan senilai Rp10 juta melalui kelompok penerima untuk pembelian material bangunan rumah. Dengan angka tersebut, dana yang akan dialokasikan total senilai Rp10 miliar.

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…