Liverpool vs Tottenham Hotspur (JIBI/REUTERS/Andrew Yates)
Senin, 5 Februari 2018 16:25 WIB Ahmad Baihaqi/JIBI/Solopos.com Inggris Share :

LIGA INGGRIS
Liverpool Diganjar 2 Penalti, Klopp: Wasit Ingin Jadi Pusat Perhatian

Liga Inggris menyajikan hasil imbang yang diraih Liverpool.

Solopos.com, LIVERPOOL – Liverpool hanya mampu meraih imbang saat menjamu Tottenham Hotspur dalam lanjutan Liga Inggris. Manajer The Reds, Jurgen Klopp, menyoroti keputusan wasit yang mengganjar timnya dengan dua penalti.

Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Anfield, Minggu (5/2/2018) malam WIB, Liverpool dan Tottenham bermain imbang 2-2. Tuan rumah unggul lebih dulu berkat gol Mohamed Salah di menit ketiga. Tottenham kemudian mampu menyamakan kedudukan di menit ke-80 lewat sepakan keras Victor Wanyama.

Setelah itu beberapa kontroversi terjadi. Pad amenit ke-87, wasit menghadiahi Tottenham penalti setelah Harry Kane dijatuhkan Loris Karius. Keputusan itu mendapat protes dari para pemain Liverpool karena posisi Kane saat menerima bola offside.

Namun, wasit tetap menunjuk titik putih. Pada akhrinya tendangan penalti Kane bisa digagalkan Karius. Setelah itu, Liverpol justru bisa mencetak gol di masa injury tim berkat Salah. Pemain asal Mesir itu mampu mengelabuhi sejumlah pemain sebelum menceploskan bola ke gawang.

Tapi kemenangan Liverpool yang berada di depak mata sirna. Hal itu karena wasit kembali menghadiahi penalti untuk Tottenham. Virgil van Dijk dianggap melanggar Erik Lamela di kotak terlarang. Keputusan ini kembali mendapat protes, padahal awalnya wasit utama tak meniup peluit pelanggaran. Dia berubah pikiran karena asisten wasit mengangkat bendera tanda pelanggaran.

“Itu jelas offside [untuk penalti pertama], luar biasa, saya tidak tahu apa yang mereka diskusikan. [Penalti kedua] ya, Virgil van Dijk menyentuhnya, tapi kita semua tahu Lamela menginginkan sentuhan itu dan kita semua tahu mereka [Tottenham] melakukan pelanggaran keras di babak pertama dan kami tidak mendapat pelanggaran,” sembur Klopp seperti dikutip dari Sky Sports, Senin (5/2/2018).

“Itulah level permainan hari ini, tapi kemudian situasi di menit terakhir seperti itu? Wow. Dia ingin menjadi pusat perhatian,” sambungnya.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…