Kak Seto (JIBI/Antara/Muhammad Iqbal) Kak Seto (JIBI/Antara/Muhammad Iqbal)
Senin, 5 Februari 2018 16:00 WIB Yodie Hardiyan/JIBI/Bisnis Hukum Share :

Kak Seto Minta Siswa Bunuh Guru Direhabilitasi, Bukan Seperti Kriminal

Kak Seto meminta agar siswa yang menganiaya guru hingga tewas dihukum rehabilitasi agar tidak menjadi seperti pelaku kriminal.

Solopos.com, JAKARTA — Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi, menyatakan hukuman yang perlu diberikan kepada siswa yang membunuh guru adalah hukuman rehabilitasi.

Pernyataan Kak Seto, panggilan akrab Seto Mulyadi, itu disampaikan ketika dimintakan tanggapannya oleh wartawan soal dugaan kekerasan yang dilakukan seorang murid SMAN 1 Torjun, Sampang, Madura, kepada gurunya, Ahmad Budi Cahyono, yang mengakibatkan tewasnya Ahmad.

Kak Seto mengatakan pelaku kekerasan tersebut harus dihukum. “Tapi hukuman rehabilitasi, hukuman yang mendidik, jangan membuat anak menjadi pelaku kriminal yang lebih dahsyat lagi,” katanya ketika ditemui di Istana Presiden, Senin (5/2/2018).

Kak Seto mengatakan hukuman itu perlu menjadikan anak tersebut insyaf dan tidak mengulangi perbuatannya lagi. Di samping itu, Kak Seto mengatakan perlu ada kampanye supaya tidak ada lagi pelanggaran harga diri anak.

Sejauh ini, Kak Seto bersama LPAI telah menggelar seminar dan pelatihan kepada para orangtua dan guru terkait hal tersebut di 40 kabupaten dan kota. Selain itu, Kak Seto mengatakan televisi perlu membuat acara yang berisi panduan mengenai cara orang tua mendidik anak.

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…