Seorang pemotong kayu yang menunjukkan dimana lokasi akar pohon munggur yang menimpa rumah Gunantoro, Senin (5/1/2018). (Beny Prasetya / Harian Jogja) Seorang pemotong kayu yang menunjukkan dimana lokasi akar pohon munggur yang menimpa rumah Gunantoro, Senin (5/1/2018). (Beny Prasetya / Harian Jogja)
Senin, 5 Februari 2018 17:55 WIB Beny Prasetya/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

BENCANA KULONPROGO
3 Pohon Roboh Beruntun, Rumah Gunantoro Rusak Parah

Rumah Gunantoro rusak parah setelah sebuah pohon munggur jatuh menimpa rumahnya

Solopos.com, KULONPROGO-– Rumah Gunantoro rusak parah setelah sebuah pohon munggur jatuh menimpa rumahnya, Minggu (4/1/2018) malam.

Baca juga : ANGIN KENCANG KULONPROGO : Sedang Tidur, Painah Kaget Rumahnya Tertimpa Pohon Kelapa

Luasnya dampak kerusakan yang parah dikarenakan pohon munggur yang mempunyai tinggi sekitar 50 meter itu juga menimpa dua pohon lainnya.

Gunantoro warga Wonolopo, Galurejo, Lendah, 78, mengungkapkan, kejadian tersebut bermula saat dirinya sedang makan di teras rumahnya. Sesaat setelah adzan Isya terdengar, angin kencang yang disertai hujan merubuhkan pohon munggur yang terletak diseberang jalan rumahnya.

“Setelah [Adzan] Isya, saya lagi makan,” katanya singkat menggunakan Bahasa Jawa, Senin (5/1/2018).

Jatuhnya pohon munggur yang biasanya disebut pohon trembesi itu membuat dua pohon kelapa di halaman rumahnya turut ambruk. Hal tersebut membuat seluruh genting rumah bagian depannya runtuh. Bahkan reng kayu dan beberapa tembok turut jatuh karena hantaman tiga pohon itu.

“Saya kaget, tiba-tiba ada yang runtuh dan mengenai kepala saya,” ujar Gunantoro sambil menunjukan luka di bagian kepalanya.

Rumah tersebut tidak bisa dihuni lagi, sehingga Gunantoro dan istrinya mengungsi. Seluruh genteng rumahnya telah jatuh dan pecah.

“Mengungsi, tidak bisa dihuni lagi,” katanya.

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…