Pengendara sepeda motor menembus genangan air bersama bus di sampingnya di jalur pantura Kota Semarang, Jateng, Sabtu (3/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan) Pengendara sepeda motor menembus genangan air bersama bus di sampingnya di jalur pantura Kota Semarang, Jateng, Sabtu (3/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)
Senin, 5 Februari 2018 01:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan Feature Share :

FOTO BANJIR SEMARANG
Berani Tembus Genangan di Kaligawe?

Banjir menggenangi Jl. Raya Kaligawe-Genuk, Semarang.

Pengguna jalan ragu-ragu menembus genangan air di Jl. Raya Kaligawe-Genuk, Kota Semarang, Jateng, Sabtu (3/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)

Pengguna jalan ragu-ragu menembus genangan air di Jl. Raya Kaligawe-Genuk, Kota Semarang, Jateng, Sabtu (3/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)

Jalur jalan di pantai utara (pantura), tepatnya Jl. Raya Kaligawe-Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (3/2/2018), digenangi air yang cukup tinggi. Sumbernya adalah air hujan yang tercurah dari langit, serta rob atau limpasan air laut ke daratan yang biasa melanda wilayah Kota Semarang maupun Kabupaten Demak.

Kedalaman air yang mencapai 15 cm hingga 30 cm itu memicu kemacetan hingga 10 km arah Semarang-Demak maupun sebaliknya. Meskipun Pemkot Semarang telah mengoperasikan sejumlah pompa air untuk mengatasi banjir di area tersebut, nyatanya curah hujan tinggi disertai rob tetap menggenangi wilayah tersebut. (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…