Suasana usai pembukaan tirai papan Help Desk NYIA, Senin (5/2/2018). (Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja) Suasana usai pembukaan tirai papan Help Desk NYIA, Senin (5/2/2018). (Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja)
Senin, 5 Februari 2018 14:55 WIB Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

BANDARA KULONPROGO
Help Desk NYIA Resmi Dibuka, Harus Jawab Masalah dalam 1 Hari

PT Angkasa Pura I (PT AP I) meresmikan Pusat Layanan Informasi ‘Help Desk’ New Yogyakarta International Airport (NYIA)

Solopos.com, KULONPROGO-PT Angkasa Pura I (PT AP I) meresmikan Pusat Layanan Informasi Help Desk New Yogyakarta International Airport (NYIA), pada Senin (5/2/2018).

General Manager PT AP I Kol Pnb Agus Pandu Purnama mengungkapkan, kehadiran Help Desk ini untuk mewujudkan niat untuk melayani dan menjawab keluhan warga atas pembangunan NYIA di Temon, Kulonprogo.

Selain itu, agar semua persoalan yang sudah tertangani bisa terdokumentasikan dan terdata.

“Kami juga keliling dalam beberapa bulan desa terdampak, banyak keluhan, bahkan ada yang tidak tahu nominal konsinyasi.
Semoga bisa menjadi wadah sambung rasa dengan masyarakat sekitar,” terangnya, di sela peresmian Help Desk, di Kantor AP I, Jalan Wates-Purworejo, Temon, Senin (5/2/2018).

Help Desk ini nantinya juga akan menghadirkan para sarjana yang ahli dalam komunikasi dan legal. Sehingga bisa menjembatani proyek NYIA ini dengan warga terdampak. Harapannya, Help Desk bisa disambut baik dengan masyarakat sekitar.

Menurut Pandu, Help Desk harus menjawab pertanyaan dari warga yang datang ke sana dalam jangka waktu satu hari. Apabila tidak mampu, maka diberikan tenggat waktu maksimal tiga hari, sekaligus memberikan solusi dari pertanyaan atau penyampaian masalah dari warga tadi.

“Kami berharap semua pihak bisa mendukung kehadiran Hel Desk ini,” kata dia.

Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo mengapresiasi PT AP I yang memiliki tempat untuk menyelesaikan masalah yang muncul dari proyek NYIA dengan cepat.

Harapannya, help desk ini juga didukung dengan diskusi. Agar menjadi jalur yang baik untuk bisa menangkap, mencerna dan merumuskan solusi atas beragam persoalan yang muncul.

“Tidak ada masalah yang bisa diremehkan. Suara masyarakat, sekecil apapun harus tetap kita dengarkan,” tegasnya.

Hasto juga menekankan, empati menjadi bagian penting dalam mencari solusi masalah. Terlebih mengingat, tidak sedikit masalah krusial yang juga tidak muncul kasat mata di permukaan.

Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT AP I (Persero), Devy W Suradji mengatakan, Help Desk diharapkan menjadi awal untuk memulai pelayanan kepada masyarakat, bahkan sebelum NYIA beroperasi.

“Kami berharap jadi jembatan segala macam pertanyaan, komunikasi, baik legal maupun sederhana, empati dan lainnya,” ungkapnya.

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…