Mobil Raisa milik Polres Kudus. (Instagram-@polreskudus) Mobil Raisa milik Polres Kudus. (Instagram-@polreskudus)
Senin, 5 Februari 2018 11:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

AKSI POLISI
Polisi Kudus Kini Punya Raisa, Nyaring Bunyinya buat Uraikan Massa

Aksi polisi di Kudus menggunakan mobil bernama Raisa demi membubarkan massa.

Solopos.com, KUDUS – Polres Kudus memiliki mobil baru yang berfungsi untuk mencegah aksi anarkistis yang bisa saja  dilakukan massa di wilayah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng). Mobil baru milik polisi Kudus itu dinamai Raisa atau Pengurai Massa.

Berdasrakan kisah yang dipaparkan Humas Polres Kudus di Instagram, Sabtu (3/2/2018), mobil bernama unik layaknya nama penyanyi ternama di Indonesia itu sebenarnya memiliki nama lengkap Mobile Sound System Pengurai Massa. Mobil itu menyita perhatian sejumlah orang kala tampil dalam latihan Sispam Kota Polres Kudis di Sipang Tujuh, Kabupaten Kudus, Sabtu (3/2/2018).

Humas Polres Salatiga menjelaskan mobil Raisa itu memiliki dua speaker yang mampu menghasilkan suara hingga 158 desibel. “Inilah Raisa [Mobile Sound System Pengurai Massa] yang merupakan mobil dinas terbaru yang dimiliki oleh Polres Kudus dengan kemampuan andalannya terletak pada dua unit speaker-nya yang dapat mengeluarkan suara hingga 158 desibel,” tulis pengelola akun Instagram milik Polres Kudus, @polreskudus.

Dikutip dari laman resmi milik Polres Kudus, Kasat Sabhara AKP Sutopo menjelaskan kendaraan itu dipersiapkan untuk menghadapi massa yang bertindak anarkistis jelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018. “Selain gas air mata dan water canon, nantinya kami akan terjunkan Raisa untuk membubarkan demonstran yang anarkis,” ucapnya.

Sutopo menambahkan suara yang keluar dari speaker Raisa mampu membuat siapa saja yang mendengarnya menutup telinga. Maka dari itu, Sutopo mengharapkan massa akan mengurungkan niatnya bertindak anarkistis dan membubarkan diri setelah mendengar suara dari speaker Raisa.

Pengeras suara yang akan menjadi bagian dari aksi polisi itu diklaim mampu menghasilkan suara yang dapat terdengar dari radius 1 km. Selain untuk membubarkan massa, Raisa nantinya juga akan digunakan sebagai alat untuk memberikan imbauan atau pengumuman kepada warga jika terjadi bencana alam. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…