Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Reuters) Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Reuters)
Minggu, 4 Februari 2018 08:00 WIB JIBI/Solopos.com/Okezone Internet Share :

Samsung Persiapkan “Uhssup” Pesaing Whatsapp

Uhssup memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi dengan rekannya serta menemukan pengguna lain yang menginstall Uhssup.

Solopos.com, SEOUL – Pekan lalu, Samsung mengajukan permohonan ke Kantor Kekayaan Intelektual Uni Eropa (EUIPO) atas merek dagang Uhssup. Merek yang didaftarkan Samsung tersebut merupakan aplikasi mobile yang akan berfokus pada lokasi.

Uhssup akan memungkinkan pengguna untuk menampilkan lokasi mereka saat ini secara real time. Pengguna juga bisa membagikan lokasi tersebut kepada pengguna lain.

Selain itu, aplikasi Uhssup memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi dengan rekannya serta menemukan pengguna lain yang menginstall Uhssup.

Fitur berbagi lokasi secara real time memang bukan kali pertama ini hadir di aplikasi. Sebelumnya whatsApp telah merilis fitur serupa sehingga memungkinkan pengguna lain yang disetujui untuk mengintainya.

Samsung tampaknya berniat untuk menyaingi Facebook yang memiliki WhatsApp untuk turut menghadirkan aplikasi serupa. Sebagaimana diketahui Samsung memang dominan di pasar chip smartphone, namun tertinggal jauh dari dunia jejaring sosial. Wajar saja jika raksasa teknologi ini memiliki ambisi untuk menyaingi perusahaan media sosial lainnya.

Uhssup sendiri dapat diunduh sesuai dengan sifat aplikasi seluler untuk menampilkan dan berbagi lokasi pengguna dan menemukan pengguna lain, sebagaimana tercantum dalam deskripsi di EUIPO. Meski telah didaftarkan, nama Uhssup belum tentu menjadi merek akhir untuk aplikasi Samsung tersebut.

Samsung belum memberikan komentarnya terkait bocoran aplikasi ini. Namun kemungkinan perusahaan akan mengungkapnya saat meluncurkan Galaxy S9. Demikian seperti dilansir Phone Arena, Jumat (2/2/2018).

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…