Reza Rahadian di film Benyamin Biang Kerok (Youtube) Reza Rahadian di film Benyamin Biang Kerok (Youtube)
Minggu, 4 Februari 2018 20:45 WIB JIBI/Solopos/Newswire Layar Share :

Reza Rahadian Ubah Suara di Benyamin Biang Kerok

Reza Rahadian mengubah suaranya di film Benyamin Biang Kerok.

Solopos.com, JAKARTA Aktor Reza Rahadian rela melakukan apapun demi menghayati peran yang ia mainkan dalam sebuah film. Salah satu yang menjadi tantangannya adalah mengubah suaranya.

Reza saat memerankan karakter Pengki dalam film Benyamin Biang Kerok mengubah suaranya agar mirip seperti mendiang Benyamin Sueb yang sudah lekat dengan karakter itu. Baca juga: Reza Rahadian Ziarah ke Makam Benyamin Sueb

“Butuh ekstra kerja keras. Tetapi saya senang. Saya selalu senang karena buat saya itu pekerjaan yang kadang-kadang jarang diolah, berani mengubah-ubah suara dalam setiap karakter itu kadang menjadi pekerjaan rumah yang berat,” ujar Reza saat berkunjung ke Kantor Antara News di Jakarta.

Menurut Reza sebagaimana dikabarkan Antara, Minggu (4/2/2018), kesempatan mengeksplorasi karakter dalam film tak selalu datang. Entah karena merasa karakter itu lebih baik dibawakan secara natural atau hal lainnya. Baca juga: Reza Rahadian Nyanyi di Film Benyamin Biang Kerok

“Tetapi saya senang mendapat kesempatan dalam fim bisa mengeksplorasi hal-hal seperti ini. Karena tidak semua karakter saya punya ruang atau saya bisa macem-macemin. Ada karakter yang akan over the top akan lebay jatuhnya kalau dimacem-macemin,” tutur Reza.

“Tetapi kalau karakter kayak gini atau boss man, itu karakter yang bisa di-eksplore jauh. Suaranya, pola tingkahnya, jadi ada kebebasan,” imbuh dia.

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…