Suasana Reuni Eks Tim Catur Korpri DIY di Bantul, Minggu (4/2/2018). (IST/Dok Sutanto) Suasana Reuni Eks Tim Catur Korpri DIY di Bantul, Minggu (4/2/2018). (IST/Dok Sutanto)
Minggu, 4 Februari 2018 22:20 WIB Kusnul Isti Qomah/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Reuni ala Eks Tim Catur Korpri DIY

Reuni sekaligus ajang latihan

Solopos.com, BANTUL-Eks tim catur Pornas Korpri DIY menggelar reuni di Omah Ndeso Bobok, Patalan, Jetis, Bantul, Minggu (4/2/2018). Reuni pun diisi dengan pertandingan catur.

Asisten Pelatih Moh Wahyu RS MN menjelaskan, reuni digelar untuk menjalin silaturahmi antarpemain, sekaligus sebagai media latih tanding secara teratur. “Hal ini mengingat prestasi Pornas 2017 di DIY belum bisa maksimal,” ujar dia dalam rilis yang diterima Solopos.com, Minggu (4/2/2018).

Ia menjelaskan, reuni berkelanjutan ini dihadiri eks tim lengkap yang terdiri dari Arif Yunianto, Suryanto dari Gunungkidul; Herman Prawoto (Jogja); Widada, Sutanto, Budi Susilo (Bantul), dan Moh. Wahyu (asisten pelatih). Kegiatan ini sudah digelar untuk yang ketiga kalinya.

Wahyu menambahkan, untuk tetap bisa lolos menjadi Tim Pornas Korpri DIY bukan sesuatu yang mudah. Diperlukan upaya keras untuk berlatih teratur. “Untuk reuni putaran keempat akan digelar di rumah Herman, Maret 2018,” ujar dia.

Sekadar informasi, pada Desember 2017 reudi digelar di tempat Suryanto, Ponjong, Gunungkidul. Kemudian, pada Januari 2018 digelar di rumah Budi Susilo, Pleret, Bantul.
Kali ini digelar di rumah Sutanto.

Selaku tuan rumah, Sutanto merasa senang dengan kehadiran tim yang tetap solid datang dan berlatih. “Jalinan persahabatan eks tim ini menjadi pemacu semangat setiap individu agar tekun berlatih,” ungkap dia.

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…