Perwakilan Pemkab Demak dan perwakilan Undip berfoto di ruang rapat Bupati Demak, Jl. Kyai Singkil, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (31/1/2018). (Demakkab.go.id) Perwakilan Pemkab Demak dan perwakilan Undip berfoto di ruang rapat Bupati Demak, Jl. Kyai Singkil, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (31/1/2018). (Demakkab.go.id)
Minggu, 4 Februari 2018 08:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

KAMPUS DI SEMARANG
Undip Pengin Bikin Kampus di Demak, Pemkab Siapkan Lahan Gratis

Kampus Undip yang berinduk di Kota Semarang rencananya juga akan ada di Kabupaten Demak.

Solopos.com, SEMARANG – Universitas Diponegoro (Undip) adalah perguruan tinggi yang kampusnya berinduk di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Meski demikian, Undip rencananya akan membangun kampus di Kabupaten Demak.

Menanggapi hal itu, Pemkab Demak berencana akan menghibahkan lahan seluas 3,9 ha kepada Undip. Pernyataan itu diungkapkan Bupati Demak M. Natsir pada pertemuan antara Pemkab Demak dan perwakilan Undip di Ruang Rapat Bupati Demak, Jl. Kyai Singkil, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, Rabu (31/1/2018).

“Lahan seluas 3,9 ha rencana akan dihibahkan oleh Pemerintah Kabupaten Demak kepada Universitas Diponegoro,” ungkap Natsir seperti dikutip pada laman resmi Pemkab Demak, Kamis (1/2/2018).

Bupati Demak tersebut berharap pendirian kampus Undip di Kabupaten Demak segera direalisasikan. “Saya berharap agar hal ini segera ditindaklanjuti dan kehadiran kampus Undip tersebut bisa meningkatkan ekonomi masyarakat Demak,” harapnya.

Sementara itu, Dekan Sekolah Vokasi Undip Prof Budiyono, selaku ketua rombongan perwakilan Undip, menilai Pemkab Demak sangat serius dalam menanggapi rencana pendirian kampus tersebut. Keseriusan itu, menurutnya, terlihat dengan diberikannya kesempatan kepada pihak Undip Semarang untuk meninjau secara langsung lokasi tanah hibah yang akan diberikan.

Budiyono mengatakan Undip akan segera menyiapkan beberapa program studi yang sesuai kebutuhan di wilayah Demak, seperti desain grafis, teknik, dan pariwisata. “Untuk prodi [program studi] yang lain menunggu kajian lebih lanjut,” ucap Budiyono.

Senada dengan bupati Demak, Budiyono berharap kehadiran Undip yang kampus induknya berada di Kota Semarang bisa segera berdiri di Kabupaten Demak. “Mudah-mudahan mimpi-mimpi kita bersama dapat terwujud dan ending-nya nanti kita bisa bersama-sama dapat mengangkatkan IPM [indeks pembangunan masyarakat] semakin tinggi di wilayah Demak ini,” pungkas sang profesor.

Selain M. Natsir dan Budiyono, pertemuan tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Demak Singgih Setyono, Asisten Administrasi Sekretariat Daerah (Setda) Demak Agus Supriyanto, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak Anjar Gunadi, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah Kabupaten Demak Suhasbukit, serta Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Demak Hadi Waluyo. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…