Kapolres Batang, AKBP Edi Suranta Sinulingga (JIBI/Solopos/Antara/Kutnadi) Kapolres Batang, AKBP Edi Suranta Sinulingga (JIBI/Solopos/Antara/Kutnadi)
Minggu, 4 Februari 2018 22:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

JALAN RUSAK JATENG
Jangan Lengah! Ada 57 Lubang di Jalur Pantura Batang

Jalan rusak di jalur pantai utara (pantura) Batang, Jateng diungkapkan kapolres setempat.

Solopos.com, BATANG — Polres Batang mencatat sekurangnya ada 57 titik di sepanjang jalur pantai utara ([antura) wilayah Kabupaten Batang, Jawa Tengah yang berlubang. Pengguna jalan diimbau waspada dan hati-hati saat melintas di salah satu jalur vital Jateng itu.

Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga di Batang, Minggu (4/2/2018), mengatakan bahwa kerusakan jalan di jalur pantura tersebut karena curah hujan yang relatif tinggi dengan intensitas kendaraan berat yang tinggi. “Oleh karenanya kami mengimbau pengemudi kendaraan berat maupun mobil harus waspada dan hati-hati saat melintas di jalur pantura,” katanya.

Ia yang didampingi Kepala Satuan Lalu Lintas, AKP Adiel Ariesto mengatakan setelah dilakukan pendataan terhadap kerusakan jalan itu, polres segera melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait agar jalan yang berlubang diperbaiki. Kerusakan jalan di jalur pantura itu, kata dia, selain berpotensi menyebabkan terjadinya kemacetan juga menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

“Kami sudah melakukan pantauan dan menghitung jumlah jalan yang berlubang atau rusak sepanjang dari jalur pantura Batang Kota hingga Alas Roban, Kecamatan Gringsing. Hasilnya, ada 57 titik yang harus secepatnya diperbaiki,” katanya.

Menurut dia, puluhan titik lubang jalan yang rusak tersebut telah diberi tanda cat berwarna putih agar pengemudi berhati-hati saat mengemudikan kendaraannya. “Kami berikan tanda cat berwarna putih itu agar pengemudi kendaraan mudah melihatnya sehingga bisa hati-hati saat melajukan kendaraannya,” katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…