Sejumlah kapal nelayan terparkir di Pelabuhan Perikanan Pantai Sadeng, Desa Songbanyu, Kecamatan Girisubo. Jumat (5/5/2017) (Irwan A. Syambudi/JIBI/Harian Jogja) Sejumlah kapal nelayan terparkir di Pelabuhan Perikanan Pantai Sadeng, Desa Songbanyu, Kecamatan Girisubo. Jumat (5/5/2017) (Irwan A. Syambudi/JIBI/Harian Jogja)
Minggu, 4 Februari 2018 10:20 WIB Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

INVESTASI GUNUNGKIDUL
Ditolak di Pucung, Pabrik Es Cari Lokasi Lain

Rencana pembangunan pabrik es dari Rusia masih diupayakan

Solopos.com, GUNUNGKIDUL–Rencana pembangunan pabrik es dari Rusia masih diupayakan setelah sebelumnya di akhir tahun kemarin mendapat penolakan dari Dinas Pertanahan dan Tata Ruang, Gunungkidul.

Pembangunan yang awalnya akan dilakukan di Pucung, Girisubo itu rencananya akan dipindah di kawasan pelabuhan di Pantai Sadeng. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Gunungkidul, Khairuddin mengatakan perusahaan yang akan membangun sedang membuat proposal pembangunan tersebut yang rencananya diajukan ke Provinsi.

“Sepertinya saat ini sedang membuat proposal diajukan ke Gubernur, untuk masuk ke Pantai Sadeng masuk di lokasi pelabuhannya. Tetapi proses sampai mana juga belum tahu persis saya,” ujarnya kepada Harianjogja.com, Jumat (2/2/2018).

Dia mengatakan dipilihnya kawasan pelabuhan tersebut, karena memang sebenarnya pembangunan tersebut tidak tanah yang luas hanya sekitar 3.000 meter persegi.

Saat ini sendiri kebutuhan es di Pantai Sadeng masih mengandalkan dari wilayah Klaten. Sehingga menurut Khairuddin dengan pembangunan tersebut sangat membantu. Selain itu juga menurutnya dengan pembangunan itu, akan membuka lapangan pekerjaan baru.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang, Gunungkidul, Winaryo, mengatakan masih menunggu surat permohonan rekomendasi jika ada rencana pembangunan tersebut akan dipindah.

“Sampai saat ini belum ada surat permohonan. Ya nanti kalau ada ya akan kami cek sesuai aturannya. Kalau yang kemarin memang tidak kami beri rekomendasi, karena ada di sempadan sungai Bengawan Solo Purba,” ujarnya.

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…