Mural di Kampung Pancuran, Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Jateng. (Instagram-@yuliyanto_sala3) Mural di Kampung Pancuran, Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Jateng. (Instagram-@yuliyanto_sala3)
Minggu, 4 Februari 2018 10:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

INFRASTRUKTUR SALATIGA
Pernah Dikenal Sebagai Kampung Preman, Pancuran Dipuji Wali Kota

Infrastrukur di Kampung Pancuran, Kota Salatiga yang sudah dipercantik mendapatkan pujian dari Wali Kota Yuliyanto.

Solopos.com, SALATIGA – Beberapa infrastruktur di Kampung Pancuran, Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng) yang kini sudah dipercantik mampu menyita perhatian sejumlah pihak, salah satunya Wali Kota Salatiga Yuliyanto.

Yuliyanto menyebut Kampung Pancuran pernah dikenal sebagaui kampung preman. Namun kini, menurutnya, Kampung Pancuran merupakan salah satu kampung yang ramah di Kota Salatiga.

“Kampung Pancuran Salatiga yang dulu dikenal sebagai kampung preman sekarang menjadi kampung yang ramah dan nyaman bagi masyarakat Kota Salatiga,” tulis Yuliyanto di akun Instagramnya, @yuliyanto_sala3, Kamis (1/2/2018), dengan menyertakan video.

Dalam video yang diunggah sang wali kota Salatiga, tampak beberapa lukisan menempel di sejumlah infrastruktur di Kampung Pancuran. Video yang diunggah Yuliyanto itu diberi judul Geliat Kampung Preman Pancuran Salatiga.

[Baca juga Warganet Kagumi Keindahan Kampung Pancuran]

Pada deskripsi dalam video itu, Yuliyanto menjelaskan keindahan Kampung Pancuran tercipta berkat tangan-tangan kreatif warga setempat. Dari video itu juga terlihat beberapa warga sedang melukis infrastruktur di salah satu kampung di Kota Salatiga tersebut.

Sebelum dipamerkan Yuliyanto di media sosial Instagram, keindahan Kampung Pancuran sudah menyita perhatian warganet di media sosial Facebook. Banyak yang memuji kreatifitas warga serta keindahan karya yang dihasilkan. Tak sedikit pula yang mengharapkan Kampung Pancuran menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Salatiga.

[Baca juga 2 Pelukis Ini Biang Cantiknya Pancuran]

Namun sayang, saat memamerkan video berisi Kampung Pancuran, Yuliyanto tak membeberkan apakah kampung tersebut akan dijadikan sebagai objek wisata di Kota Salatiga atau tidak. Pada unggahannya di Instagram itu, Yuliyanto hanya fokus memamerkan keindahan infrastruktur dan keramahan warga Kampung Pancuran Salatiga. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…