Pekerja menggunakan crane memasang gapura Selamat Tahun Baru Imlek 2569/2018 di Jembatan Pasar Gede, Solo, Minggu (4/2/2018). (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos) Pekerja menggunakan crane memasang gapura Selamat Tahun Baru Imlek 2569/2018 di Jembatan Pasar Gede, Solo, Minggu (4/2/2018). (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos)
Minggu, 4 Februari 2018 14:00 WIB Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos Solo Share :

IMLEK 2018
Jalan di Kawasan Pasar Gede Solo Bisa Mendadak Ditutup Demi Hal Ini...

Lampion perayaan Tahun Baru Imlek mulai dinyalakan Selasa (6/2/2018).

Solopos.com, SOLO – Dinas Perhubungan (Dishub) Solo bisa sewaktu-waktu menutup Jl. Urip Sumoharjo ruas Pasar Gede-Jembatan Pasar Gede setelah lampion Perayaan Tahun Baru Imlek 2018 mulai dinyalakan pada Selasa (6/2/2018).

Dishub bakal menutup ruas jalan tersebut saat terjadi luapan pengunjung atau masyarakat yang ingin berfoto di sekitar lampion. Kasi Manajamen Rekayasa Lalu Lintas Dishub Solo, Ari Wibowo,meminta pengertian dari para pengguna jalan atas ketidaknyamanan penerapan rekayasa lalu lintas tersebut nantinya.

Penutupan jalan dilakukan Dishub tidak lain untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin berfoto di sekitar lampion dan juga para pengendara. Dishub bakal mengarahkan pengendara lewat jalan lain agar terhindar dari macet.

“Penutupan Jl. Urip Sumoharjo ruas Pasar Gede-Jembatan Pasar Gede akan kami berlakukan secara situasional. Artinya, jika jalan sudah dipenuhi orang dan tidak bisa dilewati kendaraan lagi, seketika itu jalan akan kami tutup. Tapi kalau masih bisa dilewati, jalan tetap kami buka,” kata Ari saat diwawancarai solopos.com, Minggu (4/2/2018).

Ari menyampaikan sesuai arahan Dishub dan telah menjadi kesepakatan bersama dengan Panitia Bersama Imlek 2018 di Solo, lampion-lampion pada perayaan Imlek hanya akan dihidupkan dari pukul 18.00 WIB hingga 23.00 WIB setiap harinya.

Diwawancarai terpisah, Ketua Panitia Bersama Imlek 2569/2018 Solo, Sumartono Hadinoto, mengatakan ada banyak bentuk lampion yang bakal dipasang di sekitar Pasar Gede maupun Jl. Jend. Sudirman. Dia membeberkan beberapa bentuk lampion yang akan dipasang dalam perayaan Imlek 2018 kali ini, yakni lampion tokoh Dewa Rezeki, tokoh Wekudoro, Shio Anjing, hingga tokoh Punakawan.

Bukan hanya lampion, Panitia Bersama Imlek juga memasang gapura dan 12 neon box zodiac cina (shio) di trotoar Jl. Jend. Sudirman. Recananya lampion bakal dinyalakan hingga 6 Maret mendatang.

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…