Algooth Putranto (foto: istimewa) Algooth Putranto (Istimewa)
Minggu, 4 Februari 2018 05:00 WIB Kolom Share :

GAGASAN
Persaingan Berebut Kaum Miskin

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (31/01/2018). Esai ini karya Algooth Putranto, warga Jawa Tengah, mantan wartawan, dan pengajar Ilmu Komunikasi di Universitas Katolik Atmajaya Jakarta. Alamat e-mail penulis adalah algoothp@gmail.com.

Solopos.com, SOLO–Pelaksanaan pesta politik pemilihan gubernur Jawa Tengah tinggal menghitung hari. Kedua ┬ácalon gubernur yang sesama punya ciri ngapak bersama pasangan masing-masing dengan partai politik pendukung masing-masing sudah bergerak. Konsolidasi lintas partai digiatkan dan secara aktif mereka turun ke basis pemilih.

Sebagai gubernur petahana, Ganjar Pranowo, lelaki asal Kabupaten Karanganyar yang fasih ngapak, tentu memiliki keuntungan lebih dibandingkan pesaingnya, Sudirman Said, yang ngapak asal Kabupaten Brebes. Sebagai petahana, Ganjar tentu paham kondisi Jawa Tengah.

Salah satu kerikil bagi Ganjar yaitu persoalan jaring cantrang yang selama setahun menjadi ontran-ontran tak berkesudahan di pesisir utara Jawa Tengah kemudian persoalan itu telah disingkirkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Bagaimana dengan penghambat gerak Ganjar? Sebut saja gerakan penolakan pabrik semen di Pegunungan Kendeng dan kasus kartu tanda penduduk elektronik yang pasti akan mengemuka lagi. Saya melihat dua isu tersebut akan kembali muncul untuk mengikis citra gubernur yang wilayah kerja dia termasuk paling sering dikunjungi Presiden Joko Widodo selama tiga tahun terakhir ini.

Dalam hal wilayah eksplorasi kapur bahan semen di Pegunungan Kendeng oleh PT Semen Indonesia Tbk., drama lempar tanggung jawab antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan pemerintah pusat masih akan menjadi bahan bakar gerakan masyarakat kontra pabrik semen di Pegunungan Kendeng.

Bagaimana dengan kartu tanda penduduk elektronik yang terkait erat terdakwa yang merupakan mantan Ketua Dewan perwakilan Rakyat, Setya Novanto? Secara skeptis saya melihat mengeksplorasi isu Ganjar menerima uang suap dalam proyek kartu tanda penduduk elektronik seiring proses persidangan Setya Novanto akan sia-sia karena pemberi suap telah membantah dan saksi kunci lain telah meninggal.

Selanjutnya adalah: Tidak kecil peluang Sudirman Said untuk melawan Ganjar

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…