Banjir rob atau limpasan air laut ke daratan di pesisir Demak, Jateng. (Okezone.com-Taufik Budi) Banjir rob atau limpasan air laut ke daratan di pesisir Demak, Jateng. (Okezone.com-Taufik Budi)
Minggu, 4 Februari 2018 14:50 WIB JIBI/Solopos/Newswire Semarang Share :

FENOMENA ALAM
Gerhana Bulan Total Berlalu, Pesisir Demak Masih Waspada Banjir Rob

Fenomena alam gerhana Bulan total memang telah berlalu, namun warga di pesisir Demak masih mengkhawatirkan banjir rob.

Solopos.com, DEMAK — Warga pesisir Demak Jawa Tengah masih mewaspadai potensi banjir rob atau limpasan air laut ke daratan meskipun fenomena alam gerhana Bulan total yang menyertai Bulan perige alias supermoon telah berlalu. Super blue blood Moon itu sempat dinyatakan bakal meningkatkan permukaan air laut ke titik lebih tinggi.

Tetapi kepergian supermoon yang sempat ditutupi bayangan Bumi saat super blue blood Moon tak otomatis menormalkan ketinggian permukaan air laut sehingga ancaman rob menhilang. Limpasan air laut ke daratan itu tetap bakal terjadi seusai gerhana bulan total.

Gelombang laut pasang kembali merendam permukiman dan sejumlah ruas jalan. “Semalam besar robnya, sampai masuk rumah. Padahal lantai sini sudah saya uruk, tapi tetap saja kalah sama banjir,” kata Nasirin, warga Desa Sriwulan, Kecamatan Sayung, Kamis (1/2/2018).

Dia mengatakan, banjir rob bersamaan dengan fenomena gerhana bulan total itu juga disertai ombak. Rumah-rumah warga yang berbatasan langsung dengan laut, dihantam gelombang besar hingga tengah malam.

“Sebenarnya takut, tapi gimana lagi kan kita memang tinggalnya di sini. Jadi meski banjir rob dan ada gelombang ya tetap tinggal di sini. Semoga saja nanti malam tidak besar lagi, tapi ya kita tetal waspada mindahin barang dulu ke tempat yang lebih tinggi,” kata nelayan tradisional itu sebagaimana dikutip laman aneka berita Okezone.com.

Diberitakan sebelumnya, masyarakat Indonesia mendapat suguhan pemandangan gerhana Bulan total, Rabu (31/1/2018) malam. Selain itu, warga juga menggelar salat gerhana Bulan berjemaah.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…