Logo Universitas Gajah Mada (UGM)
Minggu, 4 Februari 2018 13:20 WIB Sunartono/JIBI/Harian Jogja Pendidikan Share :

2019, Calon Mahasiswa Tidak Bisa Daftar Program D3 di UGM

Fokus pada D4 itu sepenuhnya merupakan kebijakan internal UGM

Solopos.com, SLEMAN-Terkait pengembangan sekolah vokasi, UGM secara resmi akan menutup program D3 untuk semua jurusan pada 2019 mendatang.

Dekan Sekolah Vokasi UGM Wikan Sakarinto menjelaskan, pada 2018 menjadi tahun terakhir bagi UGM menerima mahasiswa program D3. Program itu selanjutnya akan diubah menjadi D-4 atau sarjana terapan, kemudian 2021 Vokasi UGM akan membuka program S2 Terapan. Saat ini baru enam jurusan di Vokasi UGM yang telah diubah menjadi D4, sedangkan yang masih D3 ada 26 jurusan.

“[Soal biaya] Sama, disesuaikan dengan UKT [uang kuliah tunggal], tidak pakai tarif gila-gilaan, nggak. Kalau teknik jelas lebih mahal dari sosial karena praktiknya mahal, butuh listrik, las,” ujar dia kepada Solopos.com, Sabtu (3/2/2018).

Ide mengarahkan fokus pada D4 itu sepenuhnya merupakan kebijakan internal UGM. Wikan menegaskan, pembukaan D4 itu bukan asal-asalan namun benar-benar sesuai kebutuhan industri. Mengingat selama perkuliahan delapan semester, dua di antaranya digunakan untuk magang di perusahaan.

Sebelumnya, Koordinator Kopertis Wilayah V Bambang Supriyadi menyatakan, persentase sekolah vokasi masih rendah, dari 599 prodi, jumlah program S-1 sudah mencapai 350 prodi, kemudian D-3 tidak sampai 100 prodi. Menurutnya, setingkat universitas juga dapat mencontoh UGM yang memiliki Sekolah Vokasi.

Sejumlah program yang mengarah ke vokasi memungkinkan ada dan sudah ada, pihaknya berupaya untuk mempertahankan bahkan diupayakan pengembangannya. Agar tidak dengan mudah ingin berubah menjadi sekolah tinggi atau bahkan universitas dengan menghilangkan program Diploma kemudian berubah menjadi program S-1.

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…