Pekerja menyelesaikan pembongkaran THR Sriwedari, Solo, Senin (22/1/2018). (Nicolous Irawan/JIBI/SOLOPOS) Pekerja menyelesaikan pembongkaran THR Sriwedari, Solo, Senin (22/1/2018). (Nicolous Irawan/JIBI/SOLOPOS)
Sabtu, 3 Februari 2018 05:15 WIB Solo Share :

Sepekan, Sumbangan Pembangunan Masjid Sriwedari Solo Tembus Rp500 Juta

Jumlah nilai sumbangan untuk pembanguna Masjid Sriwedari Solo mencapai Rp500 juta dalam sepekan.

Solopos.com, SOLO — Sumbangan dana pembangunan Masjid Taman Sriwedari dari masyarakat terus mengalir. Baru sepekan rekening Panitia Pembangunan Masjid Taman Sriwedari dibuka, dana masyarakat telah terkumpul Rp500 juta lebih.

Peletakan batu pertama pembangunan masjid akan dilaksanakan Senin (5/2/2018) mendatang. Rangkaian zikir dan pengajian akbar akan mengawali seremoni tersebut. Koordinator Humas Panitia Pembangunan Masjid Taman Sriwedari, M. Dian Nafi, mengatakan zikir akan dilaksanakan pada Minggu (4/2/2018).

Saat ini panitia pembangunan masjid terus menyiapkan teknis pelaksanaan pembangunan masjid yang diperkirakan membutuhkan anggaran Rp160 miliar lebih. Ketua Panitia Pembangunan Masjid Taman Sriwedari sekaligus Wawali Solo Achmad Purnomo mengatakan berbagai perusahaan telah berkomitmen menyokong pendanaan proyek tersebut.

Selain dana sumbangan corporate social responsibility (CSR), pembangunan masjid juga berasal dari sumbangan umat. Seluruh dana sumbangan tersebut masuk dalam rekening panitia pembangunan masjid dan diaudit oleh akuntan publik, serta dipertanggungjawabkan melalui pelaporan setiap bulannya.

Langkah ini selain sebagai upaya mengantisipasi penyimpangan anggaran sekaligus keterbukaan terhadap publik akan penggunaan dana sumbangan pembangunan masjid. “Jadi panitia tidak menerima sumbangan tunai, tapi dikirim ke rekening,” kata Purnomo.

Bendahara Panitia Pembangunan Masjid Taman Sriwedari, Yosca Herman Soedrajat, mengatakan antusiasme masyarakat untuk menyumbangkan dana pembangunan masjid sangat besar. Baru sepekan panitia membuka nomor rekening pembangunan masjid, dana yang terkumpul telah mencapai Rp500 juta lebih.

“Donasi tidak hanya dari masyarakat Solo, tapi juga luar Solo,” kata Herman sapaan akrabnya.

Herman optimistis dalam tiga bulan ke depan dana pembangunan masjid telah tercapai Rp160 miliar sesuai dengan kebutuhan anggarannya. Saat ini beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah berkomitmen membantu dana pembangunan masjid tersebut. Proposal pembangunan masjid telah disebar panitia ke perusahaan-perusahaan.

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…