Logo KPU (Dok/JIBI) Logo KPU (Dok/JIBI)
Sabtu, 3 Februari 2018 04:20 WIB Irwan A Syambudi/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

PPP Sleman Masih Harus Perbaikan Data

Perbaikan yang dilakukan adalah terkait dengan data kantor sekretariat partai

Solopos.com, SLEMAN-Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dipastikan harus melakukan perbaikan setelah dilakukan verifikasi faktual oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman. Perbaikan yang dilakukan adalah terkait dengan data kantor sekretariat partai yang belum sesuai.

Ketua KPU Sleman Ahmad Shidqi mengumumkan dan hasil verifikasi terhadap 15 partai politik (Parpol) Pemilu 2019. Adapun ke-15 Parpol tersebut adalah Nasdem, PDI Perjuangan, Partai Demokrat, Partai Perindo, Partai Gerinda, PKB, Partai Garuda, PKS, PKPI, Partai Berkarya, PAN, PKS, PPP, PBB, Partai Hanura, dan Partai Golkar.

“Dari verifikasi ini cuma satu yang perbaikan, terkait dengan alamat kantor yang tidak sesuai Sipol [sistem informasi partai politik] yaitu PPP [Partai Persatuan Pembangunan],” kata dia, Jumat (2/2/2018).

Dalam pengumuman hasil verifikasi dan sosialisasi perbaikan di Prima SR Hotel & Convention, Kecamatan Sleman, Shidqi menyampaikan perbaikan diberikan waktu dari 3-5 Februari. Dan nantinya untuk perbaikan akan ada bimbingan teknis (Bimtek) dari KPU.

Lanjutnya lagi, setelah partai selesai perbaikan maka akan diverifikasi kembali dan hasilnya bakal diumumkan pada Selasa (6/2/2018) mendatang. “Hasil verifikasi perbaikan itu nanti akan kami serahkan ke KPU pusat untuk kemudian direkapitulasi secara nasional. Kemudian baru ditetapkan apakah partai yang bersangkutan dapat menjadi partai peserta Pemilu atau tidak,” jelas dia.

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…