Pelatih Timnas Indonesia (dua dari kiri) terlihat di tribun VVIP menyaksikan pertandingan perempat final Piala Presiden 2018 antara Persebaya Surabaya vs PSMS Medan, di Stadion Manahan Solo, Sabtu (3/2/2018). (Moh Khodiq Duhri/JIBI/SOLOPOS) Pelatih Timnas Indonesia (dua dari kiri) terlihat di tribun VVIP menyaksikan pertandingan perempat final Piala Presiden 2018 antara Persebaya Surabaya vs PSMS Medan, di Stadion Manahan Solo, Sabtu (3/2/2018). (Moh Khodiq Duhri/JIBI/SOLOPOS)
Sabtu, 3 Februari 2018 15:59 WIB Moh Khodiq Duhri/JIBI/SOLOPOS Indonesia Share :

PIALA PRESIDEN 2018
Luis Milla Pantau Pemain di Stadion Manahan

Pelatih Timnas Luis Milla pantau Piala Presiden 2018.

Solopos.com, SOLO—Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Luis Milla, terlihat turut menyaksikan pertandingan perempat final Piala Presiden 2018 antara Persebaya Surabaya dengan PSMS Medan di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (3/2/2018) sore.

Dari pantauan Solopos.com di lapangan, pelatih asal Spanyol itu bersama asistennya terlihat di tribune VVIP di partai pertama perempat final Piala Presiden. Kemungkinan besar, Milla memantau perkembangan pemain di babak delapan besar ini untuk proyeksi pemusatan latihan Timnas jelang Asian Games 2018. (baca: PIALA PRESIDEN 2018 : Lawan Persebaya, PSMS Medan Bertekad Balas Dendam)

Sebelumnya, Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Babak Delapan Besar Piala Presiden 2018 menjamin kondisi Lapangan Stadion Manahan Solo aman digunakan, bahkan saat hujan sekalipun. Lapangan ini memiliki resapan air yang dinilai cukup memadai sehingga potensi becek dan berlumpur bisa ditanggulangi.

“Kami pastikan sarana infastruktur di Stadion Manahan sudah memadai. Resapan air di lapangan sudah dirancang dengan baik sehingga tidak ada genangan air. Itu sudah terbukti. Meski pertandingan berlangsung hujan, kondisi lapangan tidak becek. Kondisi lampu penerangan juga sudah memadai,” jelas Ketua Panpel, Heri Isranto, yang lebih akrab disapa Gogor, dalam jumpa pers di Balai Persis, Kamis (1/2/2018).

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…