Pekerja memberi makan kelinci di Taman Ternak Kelinci Bandungan, Kabupaten Semarang, Jateng, Rabu (24/1/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra) Pekerja memberi makan kelinci di Taman Ternak Kelinci Bandungan, Kabupaten Semarang, Jateng, Rabu (24/1/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Sabtu, 3 Februari 2018 04:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra Feature Share :

FOTO PETERNAKAN SEMARANG
Kelinci Putih nan Lucu dari Bandungan

Peternakan kelinci di Bandungan, Kabupaten Semarang.

Kelinci dengan warna putih bersih dibudidayakan di Taman Ternak Kelinci Bandungan, Kabupaten Semarang, Jateng, Rabu (24/1/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)

Kelinci dengan warna putih bersih dibudidayakan di Taman Ternak Kelinci Bandungan, Kabupaten Semarang, Jateng, Rabu (24/1/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)

Kelinci dengan bulu halis berwarna putih bersih dibudidayakan di Taman Ternak Kelinci Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Pekerja memberi makan kelinci itu, Rabu (24/1/2018), menjelaskan bahwa peternakan setempat membudidayakan beragam jenis kelinci hias maupun kelinci pedaging untuk dijual bibitnya ke sejumlah daerah di Jawa. Setiap ekor kelinci dijual dengan harga yang berkisar Rp20.000 hingga Rp70.000.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…