laboratorium bahasa undip. Rektor Undip, Prof. Jos Yohan Utama (duduk paling depan di kanan), saat menjajal fasilitas di Gedung Laboratorium Terpadu yang baru diresmikan Jumat (2/2/2018). (JIBI/Semarangpos.com/Istimewa-Humas Undip)
Sabtu, 3 Februari 2018 16:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

KAMPUS DI SEMARANG
Undip Punya Laboratorium Bahasa Baru

Kampus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang memiliki gedung laboratorium bahasa yang baru.

Solopos.com, SEMARANG – Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menambah fasilitas perkuliahan bagi para mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB). Kampus yang terletak di kawasan Tembalang itu baru saja membuka sekaligus meresmikan gedung laboratorium bahasa yang baru.

Gedung yang diberi nama Laboratorium Bahasa Terpadu itu diresmikan di sela acara senam rutin universitas di kampus Undip Tembalang, Jumat (2/2/2018). Hadir dalam peresmian itu Rektor Undip, Prof. Jos Yohan Utama, beserta para dekan, dosen, mahasiswa, maupun perwakilan dari Bank Mandiri.

Informasi yang diperoleh Solopos.com, Gedung Laboratorium Bahasa Terpadu Undip itu dibangun sejak pertengahan 2016 lalu dengan menghabiskan dana sekitar Rp7 miliar. Pembangunan gedung laboratorium itu dikerjakan setelah Undip menyelesaikan pembangunan gedung serba guna.

Laboratorium bahasa yang baru milik Undip itu memiliki dua ruang laboratorium dengan luas masing-masing 70 meter persegi. Di setiap ruang disediakan 20 unit komputer dengan software yang canggih plus satu proyektor vision yang mendukung aktivitas perkuliahan para mahasiswa.

Rektor Undip menyambut gembira hadirnya Gedung Laboratorium Bahasa Terpadu itu. Ia berharap Gedung Laboratorium Bahasa Terpadu itu bisa menjadi laboratorium yang mengutamakan pelayanan yang terbaik serta memfasilitasi para mahasiswa.

“Sejalan dengan program Undip di tahun 2018 sebagai tahun laboratorium, maka peresmian lab tersebut akan memacu fakultas lainnya untuk menyediakan laboratorium sebagai sarana praktikum mahasiswa agar lebih mengembangkan inovasi serta meningkatkan prestasi di bidang akademik,” tutur Yos dalam siaran pers yang diterima Semarangpos.com, Jumat.

Dekan FIB, Dr. Redyanto Noor, menambahkan laboratoriun terpadu itu diharapkan menjadi laboratorium bahasa terbaik se-Asia Tenggara karena memiliki fasilitas yang lengkap dan didukung pelatihan beberapa bahasa asing.

Tak hanya peresmian laboratorium terpadu, FIB Undip juga mendapatkan bantuan dari PT. Bank Mandiri Semarang berupa tempat makan, Kantin Mandiri. Kantin itu merupakan program CSR dari Bank Mandiri untuk Undip Semarang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…