Sebuah baliho di Kledokan, Caturtunggal, Depok, Sleman roboh akibat terpaan angin, Sabtu (3/2/2018). (Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja) Sebuah baliho di Kledokan, Caturtunggal, Depok, Sleman roboh akibat terpaan angin, Sabtu (3/2/2018). (Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja)
Sabtu, 3 Februari 2018 20:20 WIB Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Cuaca Ekstrem di DIY Juga Merusak Mobil, Rumah hingga Jaringan Listrik

Hujan disertai angin kencang dan petir melanda wilayah Sleman, Sabtu (3/2/2018)

Solopos.com, SLEMAN- Bencana angin kencang dan petir pada Sabtu (3/2/2018) tidak hanya terjadi di wilayah Depok Sleman yang menyebabkan sebuah baliho roboh.

Baca juga : CUACA EKSTREM : Baliho di Sleman Tumbang Menimpa Ibu yang sedang Menyusui

Beberapa kecamatan juga mengalaminya. Di Japanan, Sendangmulyo, Kecamatan Minggir, sebuah pohon Sengon berdiameter 25cm tumbang menimpa kabel listrik dan menutup akses jalan.

Kejadian serupa juga terjadi di Sorogenen, Sendangmulyo. Di Jomboran, Sendangagung, pohon randu berdiameter 30cm menimpa rumah milik Yus Subekti.

“Sementara di Nanggulan, Sendangagung, ada sembilan pohon tumbang menimpa rumah bagian belakang dapur, kamar mandi dan gudang milik warga,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan, Sabtu.

Di wilayah Kecamatan Prambanan, tercatat tiga pohon tumbang. Baik di wilayah Bendo maupun Jontro, Desa Gayamharjo. Selain merusak jaringan listrik, satu mobil pick up juga rusak tertimpa pohon. Di Barepan VII Sumberrahayu Moyudan, satu pohon menimpa bagian atap rumah warga.

“Di Prapak Kulon Sendangmulyo, Minggir, petir menyambar satu rumah warga. Akibatnya sebagian rumah dan jaringan listrik terbakar. Semua sudah kami kondisikan,” katanya.

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…