Wasimin alias Chris John meracik bakso di warungnya di tepi jalan arah Wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM), tepatnya di Sendang RT 001/RW 001, Desa Sendang, Wonogiri, Jumat (2/2/2018). (Rudi Hartono/JIBI/Solopos) Wasimin alias Chris John meracik bakso di warungnya di tepi jalan arah Wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM), tepatnya di Sendang RT 001/RW 001, Desa Sendang, Wonogiri, Jumat (2/2/2018). (Rudi Hartono/JIBI/Solopos)
Sabtu, 3 Februari 2018 08:00 WIB Rudi Hartono/JIBI/Solopos Wonogiri Share :

"Chris John" Jualan Bakso Wonogiri

“Chris John” asal Wonogiri berjualan bakso.

Solopos.com, WONOGIRI — Chris John jualan bakso? Bagaimana jadinya jika Chris John berjualan bakso dan mi ayam? Di Wonogiri Chris John benar-benar berjualan bakso. Jangan salah sangka dulu! Chris John yang berjualan itu bukan Chris John sang legenda tinju Indonesia.

Wasimin alias Chris John (Rudi Hartono/JIBI/Solopos)

Wasimin alias Chris John (Rudi Hartono/JIBI/Solopos)

Dia adalah Wasimin yang dinilai banyak orang memiliki wajah mirip Chris John, sang mantan juara dunia kelas bulu versi World Boxing Association WBA). Atas alasan tersebut lelaki 42 tahun itu memberi nama warung baksonya dengan nama Warung Mas Chris John.

Warung itu bertempat di tepi jalan arah Wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM) tepatnya di Sendang RT 001/RW 001, Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri. Nama Chris John menjadi nama panggilan Wasimin sejak sangat lama.

Saat Solopos.com datang ke warung, lelaki 42 tahun itu sedang duduk santai menunggu konsumen. Dia menceritakan warung bakso miliknya buka di Wonogiri sejak enam tahun lalu. Sejak awal buka, suami Sumarsih, 36, itu menamainya warungnya Chris John.

Kali pertama dia menamai warungnya dengan nama Chris John saat berjualan bakso dan mi ayam di Majalengka, Jawa Barat. Dia berjualan di perantauan selama lebih dari 10 tahun.

“Saat awal buka di Majalengka, konsumen banyak yang bilang saya mirip Chris John. Waktu itu saya enggak tahu Chris John itu siapa, wong saya jarang menonton tv [televisi],” kata “Chris John”.

Tak lama bapak tiga anak tersebut mendapat informasi bahwa Chris John adalah petinju hebat Indonesia. Suatu ketika dia penasaran dan ingin membuktikan apakah benar dia mirip Chris John dengan menonton laga Chris John di televisi.

“Saat itu saya baru tahu saya memang mirip Chris John,” ulas Wasimin seraya tersenyum.

Sejak saat itu dia menamai warungnya dengan nama Chris John. Bagi Wasimin nama itu membawa hoki tersendiri. Orang mudah mengingatnya karena nama Chris John sudah terkenal di Nusantara. Wasimin mengaku warungnya kerap ramai pembeli.

12 Kg Sapi

Warung Bakso Chris John di tepi jalan arah Wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM), tepatnya di Sendang RT 001/RW 001, Desa Sendang, Wonogiri, Jumat (2/2/2018). (Rudi Hartono/JIBI/Solopos)

Warung Bakso Chris John di tepi jalan arah Wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM), tepatnya di Sendang RT 001/RW 001, Desa Sendang, Wonogiri, Jumat (2/2/2018). (Rudi Hartono/JIBI/Solopos)

Selama berjualan di Wonogiri pada hari normal dia dapat menghabiskan 12 kg daging sapi sebagai bahan baku bakso dan 8 kg mi bahan utama mi ayam. Pada akhir pekan dia mampu menghabiskan 20 kg daging sapi dan 12 kg mi.

Bakso dijual seharga Rp8.000/porsi, mi ayam Rp6.000/porsi, dan mi ayam bakso Rp10.000/porsi. Warung buka setiap hari pukul 09.00 WIB hingga 18.00 WIB. Wasimin tak berjualan hanya saat badan capai.

“Hasilnya lumayan bisa buat mencukupi kebutuhan rumah. Berapa pun dapatnya saya syukuri,” ujar dia.

Salah satu konsumen, Putra, warga Wuryantoro, mengaku menjadi pelanggan Warung Mas Chris John sejak lama. Awalnya dia hanya ingin membuktikan rasa penasarannya apa betul Chris John yang jualan bakso di Sendang adalah Chris John sang petinju.

Sesampainya di warung dia memperhatikan Wasimin yang rupanya mirip Chris John. Sejak saat itu dia tahu alasan warung Wasimin dinamai Chris John. Sejak saat itu pula dia menjadi pelanggan karena bakso dan mi ayam buatan Wasimin enak dan harganya murah.

“Orangnya bersahabat. Saya sering mengajak kerabat ke sini,” kata Putra.

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…