Tomi Lee Jones dan Will Smith di MIB II. (Istimewa) Tomi Lee Jones dan Will Smith di MIB II. (Istimewa)
Sabtu, 3 Februari 2018 18:30 WIB JIBI/Solopos.com/Okezone Layar Share :

Bos Franchise Men in Black Incar Sutradara The Fate of the Furious

Diperkirakan akan tayang pada tanggal 14 Juni 2019, Men in Black akan diproduseri oleh Wlater F. Parkes dan Laurie MacDonald.

Solopos.com, LOS ANGELES – Franchise Men in Black kabarnya bakal merilis film baru di pertengahan 2019. Bos baru franchise ini bakal menunjuk sutradara The Fate of the Furious, F. Gary Gray.

Konon katanya film ini akan bercerita tentang karakter baru, bukan mengangkat lagi cerita tentang Agen K dan J yang pernah diperankan oleh Tommy Lee Jones dan Will Smith. Mereka akan melakukan pendekatan yang pernah dilakukan oleh Universal ketika mengambil franchise Jurassic World dengan tidak langsung melakukan reboot melainkan memperkenalkan karakter-karakter baru.

Naskah skenario Men in Black sendiri kabarnya sudah ditulis oleh penulis skenario Iron Man, Matt Holloway dan Art Marcum.

Film Men in Black pertama berhasil meraup pendapatan sekira US$589 juta secara global pada tahun 1997. Dua film Men in Black selanjutnya pun dibuat tetap dengan mengandalkan Jones dan Smith pada tahun 2002 dan 2012. Secara keseluruhan, franchise tersebut telah membukukan pendapatan lebih dari US$1,5 miliar.

Nama sutradara F. Gary Gray juga bukan merupakan nama baru di industry film Hollywood. Film The Fate of the Furious menjadi salah satu film tersuksesnya dengan mengumpulkan pendapatan kotor sekira US$1,2 miliar. Pada tahun 2015, ia juga terbilang berhasil dengan proyek film Staright Outta Compton yang menceritakan kisah biografi grup NWA.

Diperkirakan akan tayang pada tanggal 14 Juni 2019, Men in Black akan diproduseri oleh Wlater F. Parkes dan Laurie MacDonald. Sementara itu Steven Spielberg akan bertindak selaku eksekutif produser bersama David Beaubaire dari Sony.

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…