Angelina Jolie (People) Angelina Jolie (People)
Sabtu, 3 Februari 2018 23:00 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Internasional Share :

Angelina Jolie dan NATO Kerja Sama Perangi Kejahatan Seksual

Angelina Jolie bekerja sama dengan NATO untuk memerangi kejahatan seksual.

Solopos.com, SOLO – Aktris top Hollywood, Angelina Jolie, bekerja sama dengan Organisasi Internasional yang fokus dalam bidang pertahanan di Negara-negara Atlantik Utara (NATO), untuk memerangi kejahatan seksual. Menurutnya, kejahatan semacam itu harus dimusnahkan dari muka bumi.

“Kami sedang berusaha memerangi kejahatan seksual, terutama di daerah rawan konflik. Sebab, sudah banyak wanita yang menjadi korban kekerasan seksual. Jika dibiarkan, hal ini akan membuat mereka yang menjadi korban mengalami trauma seumur hidup,” kata Angelina Jolie dalam konferensi pers bersama NATO di Brussels, Belgia, seperti dikutip dari People, Sabtu (3/2/2018).

Angelina Jolie yang sangat aktif dalam berbagai kegiatan sosial merasa perlu ada langkah nyata untuk memerangi kejahatan seksual. Dia yang selama ini menjadi utusan Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR), sangat terhormat bisa bekerja sama dengan pihak NATO.

“Saya merasa sangat terhormat bisa bekerja sama dengan NATO dalam misi memerangi kejahatan seksual. Kejahatan ini harus diberantas untuk kebaikan umat manusia,” sambung Angelina Jolie.

Kabarnya, negara pertama yang akan dikunjungi bintang film Maleficent ini adalah Afghanistan. Seperti diketahui, Afghanistan merupakan merupakan salah satu negara yang dilanda konflik berkepanjangan. Di sana, para wanita mengalami kekerasan yang mengerikan.

Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, merasa sangat senang bisa bekerja sama dengan Angelina Jolie. Mantan Perdana Menteri Norwegia itu menilai Angelina Jolie adalah orang yang sangat peduli dengan lingkungan sekitar dan isu hangat yang tengah menjadi sorotan.

“Suatu kehormatan bisa bekerja sama dengan Angelina Jolie. Kami akan bekerja keras memerangi kejahatan seksual di muka bumi,” katanya.

Sementara itu, Angelina Jolie menegaskan posisinya bukanlah sebagai personel militer. Dia akan menjadi utusan khusus NATO. “Saya bergabung dengan NATO sebagai aktivis sosial, bukan personel militer. Saya bekerja di sini untuk membantu menyadarkan masyarakat tentang dampak buruk kejahatan seksual. Saya juga akan berusaha membangkitkan semangat para korban untuk menata kembali kehidupan yang dianggap telah hancur,” tegasnya.

 

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…