Bagian dalam Bus Gatotkaca. (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos) Bagian dalam Bus Gatotkaca. (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)
Jumat, 2 Februari 2018 21:00 WIB Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos Solo Share :

Tarif Sewa Bus Gatotkaca di Solo Rp2 Juta/3 Jam, Berminat?

Dishub Kota Solo menetapkan tarif sewa bus Gatotkaca di dalam Kota Solo Rp2 juta/ 3 jam.

Solopos.com, SOLO — Dinas Perhubungan (Dishub) Solo bakal meluncurkan bus Gatotkaca pada Senin (5/2/2018) pagi. Prosesi peluncuran bus Gatotkaca rencananya digelar di Pendhapi Gedhe Balai Kota Solo bersamaan penyerahan bus Batik Solo Trans (BST) untuk operasional koridor 3, pembagian feeder BST baru, sekaligus pengenalan layanan derek gratis.

Kepala Dishub Solo, Hari Prihatno, mengatakan Dishub telah mengajukan draf Peraturan Wali Kota (Perwali) yang mengatur soal besaran tarif sewa bus Gatotkaca kepada Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo. Dishub mengusulkan kepada Wali Kota agar tarif sewa bus Gatotkaca ditetapkan dengan besaran Rp2 juta per 3 jam perjalanan di dalam Kota Solo.

Dishub mengusulan besaran tarif tersebut atas hasil kajian yang salah satunya dilakukan dengan cara menampung pendapat dari para pelaku usaha event organizer (EO) perhotelan.

“Kalau draf yang kami ajukan, paket meeting tarifnya Rp2 juta untuk 3 jam penggunaan di dalam Kota Solo. Tapi kepastiannya nanti tunggu pengesahan dari Pak Wali,” kata Hari saat dimintai informasi Espos terkait rencana pengoperasian bus Gatotkaca, Jumat (2/2/2018).

Hari menyampaikan draf Perwali yang mengatur tarif sewa bus Gatotkaca hingga Jumat belum disahkan Wali Kota mengingat orang nomor satu di Kota Bengawan tersebut masih berada di luar Solo. Namun, hal itu tidak menjadi masalah besar.

Dishub bakal tetap mengelar acara launching bus Gatotkaca pada Senin pekan depan. Begitu juga ketika pada Senin pekan depan draf Perwali belum bisa disahkan, Dishub akan tetap menggelar acara peluncuran bus hasil modifikasi bus Begawan Abiyasa tersebut. Hanya, Dishub baru membuka penyewaan bus setelah ada Perwali yang mengatur besaran tarif sewa.

Bus Gatotkaca sebelumnya adalah Bus Begawan Abiyasa yang disulap Dishub menjadi bus dengan fasilitas meeting. Bus tersebut telah diisi dengan beragam fasilitas yang sangat mendukung untuk kegiatan rapat.

Dishub telah memasang dua set sofa pada bus Gatotkaca. Sofa minimalis ditata di bagian tengah, sedangkan sofa mengitari meja dipasang di bagian belakang bus. Bus juga dilengkapi dengan sejumlah perlengkapain lain untuk menunjang pelaksanaan rapat, seperti LCD proyektor, LCD TV, meja display produk, hingga peralatan membuat olahan minuman.

Kolom

GAGASAN
Kids Zaman Now Membaca Media Cetak?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (12/2/2018) dan Harian Bisnis Indonesia edisi Sabtu (10/2/2018). Esai ini karya Lahyanto Nadie, pengampu Manajemen Media Massa di Kwik Kian Gie School of Business dan pengurus Yayasan Lembaga Pers dr. Soetomo Jakarta. Solopos.com,…