Business Strategy & Alignment Head Business Banking BTPN Michael Jermia Tjahjamulia memberikan penjelasan mengenai program BTPN di I-Club Resto Kota Madiun, Kamis (1/2/2018). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com) Business Strategy & Alignment Head Business Banking BTPN Michael Jermia Tjahjamulia memberikan penjelasan mengenai program BTPN di I-Club Resto Kota Madiun, Kamis (1/2/2018). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Jumat, 2 Februari 2018 06:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

Tak Hanya Pinjamkan Uang, BTPN Juga Mendampingi Pelaku UMKM

BTPN perkenalkan program Daya kepada masyarakat Madiun.

Solopos.com, MADIUN — Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) memperkenalkan program Daya kepada masyarakat Madiun. Tahun lalu, BTPN telah menyalurkan dana sekitar Rp140 miliar untuk 46 mitra bisnis di wilayah Karesidenan Madiun dan Kediri.

Pejabat Business Strategy & Alignment Head Business Banking BTPN, Michael Jermia Tjahjamulia, mengatakan Daya merupakan sebuah program pemberdayaan yang dilaksanakan BTPN secara berkelanjutan dan terukur. Program ini diperuntukkan seluruh nasabah BTPN yang meliputi para pensiunan, pelaku UMKM, serta komunitas prasejahtera produktif.

Dia menyampaikan program Daya ini tidak hanya memberikan pinjaman modal kepada pelaku bisnis dan UMKM melainkan juga pendampingan dan konsultasi kepada pelaku UMKM tersebut. “Ini yang berbeda dari program Daya ini. Kami memberikan pinjaman modal kemudian mendampinginya sampai usaha tersebut berjalan,” ujar dia kepada wartawan di I-Club Resto Kota Madiun, Kamis (1/2/2018) siang.

Michael menyampaikan tahun lalu BTPN menyalurkan dana pinjaman kepada 46 mitra bisnis di wilayah eks Karesidenan Madiun dan Karesidenan Kediri senilai Rp140 miliar. Sedangkan tahun ini, BTPN Madiun menargetkan sebanyak-banyaknya nasabah.

“Inti dari program ini adalah kami menjadi partner nasabah dalam mencapai pertumbuhan usaha. Kami yakin untuk bisa bertumbuh nasabah tidak hanya membutuhkan akses keuangan. Tetapi juga pendampingan untuk meningkatkan kapasitas usaha mereka,” terang dia.

Lebih lanjut, dia menyampaikan BTPN juga membuka program Mitra Bisnis. Program ini merupakan unit usaha BTPN yang dirancang khusus untuk melayani berbagai kebutuhan dari para pelaku UKM melalui solusi keuangan yang dapat diandalkan, pengembangan kapasitas usaha, dan pembukaan akses ke pasar yang lebih luas.

BTPN Mitra Bisnis, kata Michael, hadir dengan berbagai produk dan layanan perbankan untuk menunjang kebutuhan usaha modal kerja dan investasi usaha nasabah. “Kami memiliki berbagai jenis topik yang didesain khusus berdasarkan kebutuhan nasabah. Misalnya pajak bisnis dengan menghadirkan konsultan pajak, pembuatan laporan keuangan, aspek hukum dalam bisnis, serta peningkatan pemasaran melalui media digital,” terang dia.

Salah satu mitra bisnis BTPN di Kota Madiun, Sony Hendarto, mengaku puas dengan konsep bisnis yang ditawarkan BTPN. Saat mengajukan pinjaman uang ke BTPN, dirinya tidak hanya mendapatkan pinjaman uang tetapi juga mendapatkan pendampingan bisnis.

“Jadi yang pada awalnya tidak paham sistem perpajakan bisa tanya langsung dan akan dijelaskan. Kemudian saat saya ingin mengembangkan bisnis akan dijelaskan prospeknya,” kata pemilik I-Club Resto Kota Madiun ini.

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kids Zaman Now Membaca Media Cetak?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (12/2/2018) dan Harian Bisnis Indonesia edisi Sabtu (10/2/2018). Esai ini karya Lahyanto Nadie, pengampu Manajemen Media Massa di Kwik Kian Gie School of Business dan pengurus Yayasan Lembaga Pers dr. Soetomo Jakarta. Solopos.com,…