Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati (kiri) melantik 231 pejabat, kepala sekolah, dan pengawas sekolah di Pendapa Sumonegaran Rumdin Bupati Sragen, Kamis (1/2/2018). (Tri Rahayu/JIBI/SOLOPOS) Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati (kiri) melantik 231 pejabat, kepala sekolah, dan pengawas sekolah di Pendapa Sumonegaran Rumdin Bupati Sragen, Kamis (1/2/2018). (Tri Rahayu/JIBI/SOLOPOS)
Jumat, 2 Februari 2018 14:15 WIB Tri Rahayu/JIBI/SOLOPOS Sragen Share :

PNS SRAGEN
231 Pejabat, Kasek, dan Pengawas di Sragen Dimutasi

Ratusan PNS Sragen dimutasi.

Solopos.com, SRAGEN—Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati kembali memutasi posisi pejabat struktural eselon III, eselon IV, kepala sekolah, dan pengawas sekolah di lingkungan Pemkab Sragen. Sebanyak 231 orang pejabat, kepala sekolah, dan pengawas sekolah itu dilantik dan dikukuhkan Bupati di Pendapa Sumonegaran Rumdin Bupati Sragen, Kamis (1/2/2018).

“Mereka menyampaikan rasa penasaran. Baru bangun tidur membuka surat maya di masing-masing instansi dan ternyata ada undangan ke pendapa. Ada yang bertanya, saya diposisi mana? Hla kok ndadak takon, nanti saat dibacakan juga tahu sendiri. Ada yang menduga ditempatkan di posisi baru yang tidak sesuai keinginannya. Lalu mengajukan keberatan lewat pimpinan satuan kerja masing-masing,” ujarnya mengawali sambutannya.

Yuni juga menerima emoticon menangis melalui pesan WhatsApp yang datang dari aparatur sipil negara (ASN) setelah mendapat undangan pelantikan. Dia menyatakan ASN tidak boleh memilih tempat dan harus siap ditempatkan dimana pun. (baca: PNS SRAGEN: Lulusan SMA Jadi Prioritas Penataan PNS Pemkab Sragen)

“Berani bertanya saja, itu sudah sangat kurang ajar, apalagi protes. Anda tidak bisa mengontrol situasi saat ini. Saya pastikan Anda bisa mengontrol hati Anda sendiri untuk bisa berpikir positif,” ujarnya dengan nada keras.

Bupati menyampaikan hanya ada dua pembeda bagi ASN, yakni ASN pesimistis dan ASN optimistis. Dia menjelaskan ASN optimistis menyikapi mutasi dengan menunjukan kinerja yang lebih baik dan hebat.

Menurutnya, ASN optimistis juga mengambil tindakan responsif, berpendangan positif, dan konstruktif. Sementara ASN pesimistis justru mengalami penurunan kinerja yang drastis. Tindakannya juga emosional, cenderung negatif, dan reaktif.

“Saya bertanya kepada Sekda [Sekretaris Daerah] karena dia sendiri yang tidak bertanya tentang mutasi pegawai. Jawabnya, hak prerogatif penataan pegawai ada di tangan Bupati sebagai pejabat pembina kepegawaian. Saya hanya sendika dawuh. Nah, Mbok ASN seperti Sekda itu yang saya mau,” ujarnya.

Yuni menegaskan mutasi pegawai kali ini bertujuan untuk mengisi kekosongan jabatan, meningkatkan kinerja satuan kerja berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kebutuhan pemerintah daerah.

Selain itu, Yuni juga membawa misi penyelamatan bagi eks-Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas atau Badan yang berlatar belakang pendidikan SMA atau yang mendekati masa pensiun. Dia tidak ingin eks-Kepala UPTD/UPTB menjadi nonjob karena aturan kepegawaian.

“Sekarang masih tersisa 38 pejabat eks Kepala UPTD/UPTB,” tuturnya.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sragen, Sarwaka, menyampaikan 38 pejabat yang tersisa itu akan ditempatkan untuk mengisi posisi jabatan yang kosong pada 2018. Dia mengatakan selama 11 bulan ke depan pasti ada yang pensiun sehingga masih ada peluang bagi 38 pejabat itu.

 

Jumlah ASN Sragen yang Dimutasi

  1. Pejabat Eselon IIIa : 8 orang
  2. Pejabat Eselon IIIb : 20 orang
  3. Pejabat Eselon IVa : 49 orang
  4. Pejabat Eselon IVb : 26 orang
  5. Kepala SDN : 110 orang
  6. Kepala SMPN : 16 orang
  7. Pengawas Sekolah : 2 orang

Total                                                                  : 231 orang

Promosi jabatan di lingkungan Pemkab Sragen

  1. Promosi ke eselon IIIa : 5 orang
  2. Promosi ke eselon IIIb : 8 orang
  3. Promosi ke eselon Iva : 7 orang
  4. Promosi ke eselon Ivb : 2 orang

Total                                                                  : 22 orang

Mutasi pejabat                                             : 43 orang

Penyelamatan pejabat                              : 30 orang

Pengukuhan Pejabat                                 : 8 orang

Sumber: BKPP Kabupaten Sragen. (trh)

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…