Sudirman Said di kediaman Mbah Munif, Demak, Jateng, Jumat (26/1/2018). (Alif Nazzala Rizqi/JIBI/Bisnis) Sudirman Said di kediaman Mbah Munif, Demak, Jateng, Jumat (26/1/2018). (Alif Nazzala Rizqi/JIBI/Bisnis)
Jumat, 2 Februari 2018 13:50 WIB Alif Nazzala Rizqi/JIBI/Bisnis Semarang Share :

PILKADA 2018
Sudirman-Ida Diminta Kenyangkan Rakyat

Pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018 dianggap ulama merupakan jalan bagi pasangan Sudirman-Ida untuk bisa mengenyangkan rakyat.

Solopos.com, SEMARANG — Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said dan Ida Fauziyah diminta mampu menata hati masyarakat dan mengenyangkan rakyat seandainya mampu memenangi Pilgub Jateng dalam rangkaian pilkada serentak 2018 ini.

Pesan tersebut disampaikan pimpinan Pondok Pesantren Girikusumo, K.H. Munif Zuhri, di hadapan ribuan jemaah pengajian di Ponpes Girikusumo, Mranggen, Demak, Jumat  (26/1/2018). Sudirman-Ida mengunjungi Mbah Munif bersama Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding.

“Kalau sudah jadi pemimpin harus bisa menata hatinya masyarakat. Senangkah hatinya. Buat mereka cukup makan, dan berikan rasa adil,” pesan Mbah Munif.

Mbah Munif juga berpesan kepada keduanya, untuk memperhatikan rakyat kecil. Dekat dengan pemimpinnya sesuai dengan tema kampanye Sudirman-Ida, Ngancani, Ngladeni, Ngayomi.  “Jangan lukai hati mereka dengan kebijakan-kebijakan yang tidak berpihak kepada hajat hidup rakyat kecil,” lanjut Mbah Munif.

Lebih jauh Mbah Munif berpesan agar dalam kampanye tidak terlalu menjanjikan sesuatu yang muluk-muluk, yang biasa-biasa saja. “Jangan sampai janji yang sudah diucapkan tidak ditunaikan,” ucap Mbah Munif.

Seusai pengajian, Sudirman Said dan Ida Fauziyah bersama Abdul Kadir Karding mampir untuk silaturahim ke kediaman Mbah Munif, yang berada di kompleks Ponpes Girikusumo. Di kediamannya yang sederhana itu, Mbah Munif mengajak semua yang hadir mendoakan Sudirman dan Ida.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…