Kapolsek Mlati, Kompol Yugi Bayu menunjukkan barang bukti hasil pencurian saat melakukan jumpa pers Polsek Mlati, Kamis (1/2/2018). (JIBI/Irwan A. Syambudi) Kapolsek Mlati, Kompol Yugi Bayu menunjukkan barang bukti hasil pencurian saat melakukan jumpa pers Polsek Mlati, Kamis (1/2/2018). (JIBI/Irwan A. Syambudi)
Jumat, 2 Februari 2018 16:20 WIB Irwan A. Syambudi/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

KRIMINAL SLEMAN
Tak Kapok, Pria Ini Masuk Bui untuk Kesembilan Kalinya

Seorang residivis kambuhan tidak jera merasakan dinginnya jeruji besi

Solopos.com, SLEMAN—Seorang residivis kambuhan tidak jera merasakan dinginnya jeruji besi. Setelah delapan kali masuk penjara kini kembali menjadi pesakitan setelah tertangkap polisi usai mencuri ponsel.

Yudhita Cahya Prasya, 36, warga Kecamatan Jetis, Kota Jogja ditangkap Polsek Mlati setelah melakukan pencurian di sebuah rumah kos di Jombor Kidul, Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati pada Minggu (28/1/2018) lalu.

Dia menyelinap masuk ke kamar kos yang kosong lalu mengambil ponsel merk Xiaomi Redmi X milik korban bernama Deni Anarto, 33, warga Gunungkidul.

Dalam pengakuannya, Yudhita telah beberapa kali melakukan pencurian dengan modus serupa. Dia juga mengaku baru sekitar enam bulan keluar dari penjara.

“Terakhir keluar [penjara] Juli 2017 karena kasus penganiayanaan. Pernah dulu juga kasus sajam dan pencurian ponsel. Hasilnya [pencurian] utuk kebutuhan hidup dan makan,” kata dia saat dihadirkan dalam jumpa pers di Polsek Mlati, Kamis (1 /2/2018).

Kapolsek Mlati, Kompol Yugi Bayu mengatakan pada aksi pencuriannya yang terakhir di Jombor Kidul dilakukan pada pagi hari dengan mengendarai sepeda motor.

Pelaku berboncengan dengan tersangka lain yang kini masih buron. Setelah menemukan kos-kosan yang dirasa potensial, pelaku lantas pura-pura masuk lalu mengambil barang-barang berharga.

Barang berharga yang diambil tidak hanya ponsel, pelaku juga mengambil dompet korban yang berisi uang senilai Rp100.000, STNK Motor, SIM C, kartu BPJS, dan kartu jaminan pensiun yang tergeletak di kasur.

“Dia (Yudhita) itu istilahnya patroli cari kesempatan dengan acak. Kalau pas masuk kos ternyata ada orangnya dia akan bilang cari teman, atau alasan salah masuk kamar,” ujarnya.

Kapolsek mengatakan, pelaku memang tergolong lihai dan cerdik dalam beraksi. Selain memang pernah melakukan sejumlah aksi pencurian, pelaku juga pernah melakukan sejumlah aksi penganiayaan dan kepemilikan senjata tajam yang membuatnya delapan kali keluar masuk bui.

Karena aksinya yang terbaru ini, Yudhita bakal segera menghuni jeruji besi untuk kesembilan kalinya. Dia diancam hukuman penjara selama lima tahun karena melanggar pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pencurian.

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…