Kendaraan melintas di Jl. Kolonel Sutarto depan RSUD dr. Moewardi, Solo, Jumat (5/5/2017). (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos) Kendaraan melintas di Jl. Kolonel Sutarto depan RSUD dr. Moewardi, Solo, Jumat (5/5/2017). (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos)
Jumat, 2 Februari 2018 23:00 WIB Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos Solo Share :

Jl. Kol. Sutarto Solo dari Panggung ke Cembengan Ditutup Semalam

Jl. Kol. Sutarto Solo dari Panggung ke Cembengan ditutup semalam hingga Sabtu (3/2/2018) pagi karena ada proyek pengecoran JPO.

Solopos.com, SOLO — Jl. Kol. Sutarto ruas perempatan Panggung-Tugu Cembengan ditutup untuk mendukung pelaksanaan proyek pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) baru di depan RSUD dr. Moewardi Solo, Jumat (2/2/2018) malam. Penutupan jalan tersebut alam dilakukan hingga proses pengecoran JPO selesai pada Sabtu (3/2/2018) pukul 05.00 WIB.

Kendaraan roda dua dari arah barat (simpang Ringin Semar) maupun dari arah timur (UNS) masih diperkanankan masuk Jl. Kol. Sutarto dengan melewati jalur lambat. Namun, kendaraan berat mesti memilih jalur lain. Kendaraan dari barat maupun timur diarahkan petugas Dishub masuk Jl. Tentara Pelajar.

Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dishub Solo, Ari Wibowo, mengatakan penutupan Jl. Kol. Sutarto sengaja dilakukan pada malam hari, yakni mulai pukul 22.00 WIB karena kondisi arus lalu lintasnya relatif ebih landai dari pada siang hari.

“Dengan begitu, dampak gangguan arus lalu lintasnya tidak terlalu besar,” kata Ari saat ditemui Solopos.com di sela-sela mengawasi rekayasa lalu lintas di Jl. Kol. Sutarto, Jumat malam.

Ari menyatakan beberapa hari yang lalu Jl. Kol. Sutarto juga sempat ditutup untuk mendukung pembangunan JPO. Dia menyebut, rencananya penutupan jalan terakhir dilakukan pada hari ini sampai besok dini hari.

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…