Warga beraktivitas dalam rumah yang rusak diterjang air laut di Desa Bedono, Sayung, Demak, Jateng, Kamis (2/1/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan) Warga beraktivitas dalam rumah yang rusak diterjang air laut di Desa Bedono, Sayung, Demak, Jateng, Kamis (2/1/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)
Jumat, 2 Februari 2018 17:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan Feature Share :

FOTO FENOMENA ALAM
Pantai Pesisir Demak Mundur 15 M

Fenomena alam siklon tropis Dahlia ubah Demak.

Warga Desa Bedono, Sayung, Demak, Jateng memandangi rumahnya yang rusak diterjang air laut, Kamis (2/1/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)

Warga Desa Bedono, Sayung, Demak, Jateng memandangi rumahnya yang rusak diterjang air laut, Kamis (2/1/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)

Fenomena alam siklon tropis Dahlia mengubah Demak, Jawa Tengah. Dua bulan pascaterjadinya fenomena alam tersebut, pemerintah setempat menengarai garis pantai sebagaian pesisir itu telah mengalami kemunduran sekitar 15 m. Di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, sebagaimana didokumentasikan Kantor Berita Antara, Kamis (2/1/2018), 26 rumah tercatat mengalami rusak, empat di antaranya rusak berat, akibat diterjang siklon tropis Dahlia tersebut. Warga setempat berharap pemerintah segera membangun tanggul penahan gelombang air laut demi mengatasi abrasi yang dikhawatirkan akan meluas.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…