Henrikh Mkhitaryan (Twitter/Arsenal)
Jumat, 2 Februari 2018 17:25 WIB Ahmad Baihaqi/JIBI/Solopos.com Inggris Share :

BURSA TRANSFER
Mengapa Tak Beli Bek Baru, Arsenal?

Bursa transfer diwarnai dengan Arsenal yang tak membeli bek baru.

Solopos.com, LONDON – Arsenal merekrut dua pemain anyar pada bursa transfer musim dingin ini. Kedua pemain itu bertipe menyerang. Mantan pemain Liverpool yang kini menjadi pundit, Jamie Carragher, mempertanyakan keputusan Arsenal yang tak membeli bek baru.

Dua pemain anyar yang didatangkan adalah Henrikh Mkhitaryan dan Pierre-Emerick Aubameyang. Mkhitaryan didapatkan dari MU bertukar dengan Alexis Sanchez. Sementara Aubameyang dibeli dari Borussia Dortmund dengan mahar mencapai 60 juta poundsterling atau setara dengan Rp1,1 triliun.

Datangnya dua pemain anyar di lini serang ini sebenarnya sudah tepat karena mereka juga kehilangan banyak pemain di posisi tersebut. Selain Sanchez, Arsenal juga ditinggal The Walcott yang hengkang ke Everton dan Olivier Giroud yang pindah ke Chelsea.

Namun, banyak menyayangkan Arsenal tak merekrut pemain yang bertipe bertahan. Pasalnya, pertahanan menjadi salah satu problem Arsenal di musim ini. Hal itu pula yang membuat mereka tercecer dari posisi empat besar di klasemen sementara.

“Kita melihatnya di laga tengah pekan di Swansea. Anda cuma bisa berpikir, Anda terus membeli pemain menyerang tapi melihat masalah-masalah lama,” ungkap Carragher seperti dikutip dari Sky Sports, Jumat (2/2/2018).

“Masalahnya takkan hilang, takkan hilang karena apa yang terjadi di Januari 2018 lalu. Mereka bahkan mungkin memburuk karena ada lebih banyak pemain menyerang di lapangan,” sambungnya.

Arsenal dihajar Swansea City 1-3 di laga teranyarnya. Dengan kekalahan itu, skuat besutan Arsene Wenger sudah kemasukan 34 gol sejauh ini yang jadi catatan terburuk di antara tim tujuh besar. Sementara untuk lini serang, Arsenal relatif baik-baik saja. Sejauh ini mereka sudah bikin 46 gol, terbaik kelima di liga.

“Itu tanggung jawab Arsene Wenger. Karena dia sudah melihat problemnya selama 10 tahun, kita semua melihatnya, dan dia masuk ke jendela transfer dan membeli seorang penyerang dan Henrikh Mkhitaryan. Para pemain kita tunjuk sebagai sumber masalah, kita sudah tunjuk sejak lama. Dia cuma tak melihatnya. Dia tak cukup peduli dengan sisi lain lapangan selain lini serang,” jelasnya.

“Bisnis yang mereka lakukan di Januari masih terasa seperti tak seorang pun di klub memahami dengan sesungguhnya apa masalah yang mereka punya,” tandas Carragher.

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…