Petugas Disdukcapil Wonogiri melakukan pelayanan Kartu Identitas Anak (KIA) saat Car Free Day di utara Alun-alun Giri Krida Bhakti Wonogiri, Minggu (28/1/2018). (Ahmad Wakid/JIBI/SOLOPOS) Petugas Disdukcapil Wonogiri melakukan pelayanan Kartu Identitas Anak (KIA) saat Car Free Day di utara Alun-alun Giri Krida Bhakti Wonogiri, Minggu (28/1/2018). (Ahmad Wakid/JIBI/SOLOPOS)
Jumat, 2 Februari 2018 10:15 WIB Ahmad Wakid/JIBI/SOLOPOS Wonogiri Share :

6 Bulan Disdukcapil Wonogiri Cetak 78.000 KIA

Disdukcapil Wonogiri cetak 78.000 KIA dalam 6 bulan.

Solopos.com, WONOGIRI—Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Wonogiri sudah mencetak dan membagikan sebanyak 78.000 buah Kartu Identitas Anak (KIA). Jumlah ini tercatat selama enam bulan, yakni sejak Juli hingga Desember 2017.

Kepala Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Wonogiri, Sungkono, mengatakan sejak Juli hingga Desember 2017 sebanyak 78.000 kartu sudah tercetal dan dibagikan. (baca: PILKADA 2018: Daftar Pemilih di Wonogiri Tambah 3%)

“Kalau sampai akhir Januari ini, sudah mencetak hampir 80.000,” ujarnya kepada Solopos.com, Kamis (1/2/2018).

Sungkono menyebut, jumlah KIA yang tercetak hampir 30% dari jumlah anak di Wonogiri. Disdukcapil mencatat jumlah anak di Wonogiri usia 0-17 ada 250.000 anak.

Dalam hal ini Disdukcapil berusaha meningkatkan pelayanan KIA dengan melakukan perekaman dan pendataan di setiap kecamatan. Namun demikian, cetak kartu dilakukan di Kantor Disdukcapil Wonogiri.

Selain itu, pelayanan cetak KIA juga dilakukan di pos Disdukcapil saat Car Free Day (CFD). Pemohon KIA bisa langsung mengambil kartu setelah melakukan perekaman dan pendataan di lokasi. Akan tetapi, saat CFD, Disdukcapil membatasi hanya 25 pemohon yang bisa langsung mendapatkan KIA.

Salah satu pemohon, Suwarni, mengaku pelayanan di CFD sangat membantu dirinya untuk mengurus pembuatan KIA anaknya.

“Ini memudahkan saya karena saat libur bisa mengurus pembuatan KIA sambil jalan-jalan. Tidak perlu izin saat hari kerja untuk mengurus KIA,” jelasnya.

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…