Dua unit mobil pemudik melintasi jalur mudik jalan tol yang masih lengang di wilayah Paldaplang, Sambungmacan, Sragen, Selasa (20/6/2017). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos) Dua unit mobil pemudik melintasi jalur mudik jalan tol yang masih lengang di wilayah Paldaplang, Sambungmacan, Sragen, Selasa (20/6/2017). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)
Jumat, 2 Februari 2018 07:35 WIB Muhammad Ismail/JIBI/Solopos Solo Share :

2.500 Orang bakal Bersepeda Sepanjang Tol Solo-Ngawi

Acara Pit-pitan Ing Dalan Tol Solo-Ngawi akan diikuti sekitar 2.500 orang.

Solopos.com, SOLO — Sebanyak 2.500 orang sudah mendaftar untuk ambil bagian dalam event Pit-Pitan Ing Dalan Tol Solo-Ngawi, Minggu (4/2/2018).

Kegiatan tersebut digelar PT Solo Ngawi Jaya (SNJ) dalam rangkaian program sosialisasi jalan tol Solo-Ngawi sepanjang 90,3 km. Para peserta akan bersepeda menyusuri jalan tol tersebut.

Direktur Keuangan PT SNJ, Yudhi Mahyudin, mengungkapkan event Pit-Pitan Ing Dalan Tol Solo-Ngawi dimulai pukul 06.00 WIB sampai 10.30 WIB. Event ini mengambil tema Kearifan Lokal.

“Start Pit-Pitan Ing Dalan Tol Solo-Ngawi dari gerbang pintu tol Klodran sampai pintu gerbang tol Karanganyar dan Sragen. Kami mengimbau peserta hadir pukul 05.30 WIB agar tidak terlambat,” ujar Yudhi saat ditemui Solopos.com di kantornya, Kamis (1/2/2018).

Yudhi menjelaskan event ini dibagi dua kategori yakni kateori pertama menempuh jarak 20 km start dari gerbang pintu tol Klodran, gerbang pintu Karanganyar, dan finis di pintu tol Klodran.

Kategori kedua menempuh jarak 50 km mulai dari pintu tol Klodran, gerbang pintu Sragen, dan finis di pintu tol Klodran.

“Kami sudah menyosialisasikan kegiatan event Pit-Pitan Ing Dalan Tol Solo-Ngawi kepada masyarakat di Soloraya. Hadiah utama dalam event ini satu unit sepeda motor Yamaha Mio,” kata dia.

PT SNJ, lanjut dia, hanya membatasi jumlah peserta event sebanyak 2.500 orang. Data terbaru sebanyak 750 orang sudah mendaftar di kateori 50 km. Sementara ketegori 20 km sekitar sekitar 1.000 orang.

“Rencananya event ini dibuka Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Kami juga menyediakan tiket khusus bagi tamu undangan yang selama ini menjadi mitra PT SNJ di Soloraya,” kata dia.

Ia mengaku sampai sejauh ini persiapan event Pit-Pitan Ing Dalan Tol Solo-Ngawi sudah mencapai 100%. PT SNJ akan melakukan geladi bersih di rute yang nantinya akan dilewati perserta pada Sabtu siang.

“Kami juga menyediakan tiket untuk masyarakat umum yang mau mengikuti event ini bisa membeli tiket di Griya Solopos Jl. Adisucipto No.190, Karangasem, Laweyan. Harga tiket Rp10.000 per orang dengan fasilitas berupa kaus, makan, dan minum,” ujar Yudhi.

Yudhi memastikan uang hasil penjualan tiket dari peserta akan didonasikan kepada orang yang membutuhkan. Ia memperkirakan uang hasil penjualan tiket terkumpul senilai Rp25 juta, dari penjualan sebanyak 2.500 tiket.

“Kegiatan ini sebagai puncak sosialisasi PT SNJ kepada masyarakat terkait jalan tol Solo Ngawi. Rencananya jalan tol Solo-Ngawi akan diresmikan Presiden Joko Widodo, Maret nanti. Kami pastikan peserta event ini tidak akan kecewa karena ada spot menarik untuk foto dengan adanya pemandangan alam Gunung Merapi dan Merbabu,” kata dia.

Yudhi menambahkan di lokasi start nantinya ada panggung hiburan dari band humor lokal. Selain itu, ada stan makanan khas di Soloraya seperti nasi liwet, soto, satai kere, dan lainnya.

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…