Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Kamis, 1 Februari 2018 16:34 WIB David Eka Issetiabudi/JIBI/Bisnis Politik Share :

Video Bupati - Wakil Bupati Tolitoli Jotosan, Mendagri Minta Gubernur Jadi Penengah

Mendagri menyerahkan masalah video tentang Bupati dan Wakil Bupati Tolitoli adu jotos ke Gubernur Sulteng.

Solopos.com, JAKARTA — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) menjadi penengah terkait konflik yang terjadi antara Bupati dan Wakil Bupati Tolitoli.

Pertikaian Bupati Tolitoli Saleh Bantilan dan Wakil Bupati Abdul Rahman H. Budding, terekam lewat video yang viral belum lama ini. Bahkan, keduanya hampir adu jotos sebelum Abdul Rahman akhirnya meninggalkan ruangan acara pelantikan pejabat.

Menanggapi kejadian itu, Tjahjo mengatakan Dirjen Kemendagri sudah mengecek permasalahannya. Dikatakan, pada prinsipnya wakil pemerintahan pusat di daerah itu adalah gubernur.

“Untuk urusan konfilk yang ada di tingkat bupati dan wali kota, kita serahkan ke gubernur. Kami minta kepada gubernur dulu itu sebenarnya masalahnya apa, kan tidak etis,” tuturnya di Istana Kepresidenan, Kamis (1/2/2018).

Sebagai panutan, apalagi kepada daerah yang dipilih langsung oleh rakyat, lanjut Tjahjo, seharusnya memberi contoh. Untuk memastikan akar pahit dari pertikaian tersebut, Tjahjo meminta Gubernur Sulteng untuk membuat laporan tertulis.

“Kami ingin laporan resmi,” katanya.

Pasangan kepala daerah Tolitoli ini, mulai menjabat pada 2015 setelah memenangkan pilkada dengan perolehan suara 34,08%. Mohamad Saleh Bantilan dan Abdul Rahman HB diusung oleh tiga partai pendukung, yaitu Partai Demokrat, PKS dan PPP.

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…