Ilustrasi topi perlambang wibawa polisi. (JIBI/Solopos.com/Dok.) Ilustrasi topi perlambang wibawa polisi (JIBI/Solopos.com/Dok.)
Kamis, 1 Februari 2018 20:55 WIB Irwan A Syambudi/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Terkait Meninggalnya Mahasiswa Amikom, Polisi Belum Terima Laporan

Polisi melakukan pengecekan lokasi

Solopos.com, SLEMAN-Kepolisian belum mendapatkan laporan terkait peristiwa meninggalnya seorang mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta pada Rabu (31/1/2018).

Kapolsek Depok Timur yang sejatinya menangani wilayah hukum di area lokasi kampus Universitas Amikom Yogyakarta belum mendapatkan laporan terkait dengan adanya mahasiswa yang meninggal. Kapolsek Depok Timur Kompol Novita Eka Sari mengaku mengetahui informasi meninggalnya mahasiswa Amikom yang mengikuti kegiatan Mapala di Jembatan Babarsari baru pada Kamis (1/2/2018) siang.

“Belum ada laporan resmi ke Polsek, saya baru mengetahui peristiwa itu tadi siang,” katanya, Kamis petang.

Baca juga: Mahasiswa Amikom Tewas Saat Ikuti Kegiatan Mapala

Kendati belum mendapat laporan terkait peristiwa tersebut, pihaknya telah melakukan pengecekan di lokasi. Adapun lokasi yang menjadi tempat kegiatan tersebut berada di wilayah hukum Polsek Depok Barat. “Tempat kejadian perkaranya itu di Polsek Depok Barat ,” ujarnya.

Sementara itu, Polsek Depok Barat yang menangani wilayah hukum di tempat kejadian perkara tepatnya di Jembatan Babarsari juga belum mendapatkan laporan. Kapolsek Depok Barat Kompol Sukirin Haryanto mengaku tidak ada laporan yang masuk terkait peristiwa meninggalnya mahasiswa Amikom saat mengikuti kegiatan Mapala di Jembatan Babarsari. “Belum ada laporan yang masuk ke Polsek Depok Barat,” kata dia.

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…