Petugas sedang menguji mobil bak di Kantor Dishub Wonogiri, Rabu (31/1/2018). (Rudi Hartono/JIBI/SOLOPOS) Petugas sedang menguji mobil bak di Kantor Dishub Wonogiri, Rabu (31/1/2018). (Rudi Hartono/JIBI/SOLOPOS)
Kamis, 1 Februari 2018 09:15 WIB Wonogiri Share :

Tarif Uji KIR Kendaraan Wonogiri Naik, Ini Daftarnya

Pemkab Wonogiri menaikkan tarif retribusi uji KIR kendaraan.

Solopos.com, WONOGIRI—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri menaikkan tarif retribusi pengujian dan biaya lainnya bagi kendaraan bermotor. Peraturan mulai berlaku, Kamis (1/2/2018).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Wonogiri, Ismiyanto, menyampaikan kenaikan tarif ini disesuaikan dengan tarif yang berlaku di Soloraya. Selama ini tarif di Wonogiri paling rendah sehingga terjadi perbedaan cukup mencolok dengan daerah lain. Kenaikan retribusi sesuai dalam Peraturan Bupati (Perbup) no 1 tahun 2018.

Data yang diperoleh Solopos.com, kenaikan tarif bervariasi. Contohnya, tarif retribusi pengujian mobil penumpang umum semula Rp20.000 menjadi Rp30.000. Bahkan, biaya penggantian buku uji yang hilang naik 100%, dari semula Rp50.000 menjadi Rp100.000.

“Kami sudah melayangkan surat pemberitahuan kepada Organisasi Angkutan Darat [Organda] Wonogiri dan perusaha-perusahaan angkutan umum/barang. Kami berharap semua pihak menerima dan menjalankan ketentuan yang telah ditetapkan,” tuturnya saat dihubungi Solopos.com, Rabu (31/1/2018).

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Teknis dan Sarana Prasarana Dishub, Sulardi, menjelaskan tarif retribusi pengujian dan biaya lainnya dinaikkan supaya tidak terjadi perbedaan mencolok dengan tarif di daerah lain. Dia mencontohkan Pemkot Solo memberlakukan tarif yang lebih tinggi dari tarif lama di Wonogiri sejak cukup lama.

“Tarif yang lebih besar bisa mendongkrak PAD [pendapatan asli daerah] dari sektor retribusi pengujian,” kata Sulardi.

Ia menyebutkan realisasi pendapatan retribusi pengujian kendaraan bermotor 2017 melampaui target. Tahun lalu pendapatan ditarget Rp630 juta. Realisasi tercatat Rp639,7 juta sudah termasuk pendapatan dari denda senilai Rp9,9 juta. Kendaraan yang diuji rata-rata 40-50 unit/hari.

Terpisah, Ketua Organda Wonogiri, Edi Purwanto, saat tanggapan ihwal hal tersebut belum dapat memberi pernyataan. Saat berita ini ditulis sore, Edi masih rapat.

 

Kenaikan Retribusi Uji KIR Kendaraan di Wonogiri

  • Bus kecil dan mobil barang kategori I semula Rp25.000 menjadi Rp35.000
  • Bus sedang dan mobil barang kategori II sebelumnya Rp32.000 menjadi Rp40.000
  • Bus besar dan mobil barang kategori III semula Rp40.000 menjadi Rp45.000
  • Mobil barang dan bus lebih dari 2 sumbu semula Rp45.000 menjadi Rp55.000
  • Kereta gandengan dan kereta tempelan semula Rp30.000 menjadi Rp40.000
  • Biaya pengganti tanda uji berkala, baut, kawat, segel semula Rp8.000 menjadi Rp10.000
  • Biaya pengganti buku uji berkala semula Rp10.000 menjadi Rp15.000
  • Biaya pengganti tanda samping uji berkala (stiker) tetap, yakni Rp15.000
  • Biaya pengganti buku uji yang hilang semula Rp50.000 menjadi Rp100.000

Sumber: Dishub Wonogiri (rio)

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…